JABAR EKSPRES – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, menargetkan pemeliharaan Tepas Lawang Salapan rampung pada 16 Agustus 2026, agar salah satu ikon Kota Bogor tersebut dapat dihiasi bendera Merah Putih untuk menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Diketahui, Tepas Lawang Salapan merupakan bangunan pelengkap jalan sekaligus salah satu ikon Kota Bogor yang berada di Jalan Otto Iskandardinata, kawasan Sistem Satu Arah (SSA), tepat di depan Tugu Kujang, Kecamatan Bogor Tengah.
Bangunan berornamen khas yang memiliki 10 tiang tersebut tengah menjalani pemeliharaan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor sejak awal Juli 2026 menyusul adanya beberapa bagian yang mengalami kerusakan.
Baca Juga:Pemkab Tasikmalaya Harap Sinergi dengan Kapolres Baru Kian KuatSiap Lanjutkan 9 Program Prioritas Kapolda Jabar, Kapolres Tasikmalaya Pastikan Keberlanjutan Program
Dedie mengatakan, proses pemeliharaan membutuhkan waktu karena terdapat beberapa bagian bangunan yang harus diperbaiki. Meski demikian, Pemerintah Kota Bogor menargetkan seluruh pekerjaan rampung sehari sebelum peringatan HUT RI.
“Lawang Salapan selesai di tanggal 16 Agustus. Jadi insyaallah, karena memang prosesnya cukup panjang ya, karena memang ada beberapa kondisi yang harus diperbaiki, jadi memang kami targetkan tanggal 16 Agustus selesai,” ujar Dedie di Kota Bogor, Minggu (2/8/2026).
Saat ditanya apakah Tepas Lawang Salapan tetap dapat dihias menjelang HUT RI, Dedie memastikan hal tersebut dapat dilakukan setelah proses pemeliharaan rampung.
“Tetap masih bisa dihias kalau memang nanti benderanya siap, ya,” ucapnya.
Sementara itu, pemasangan bendera Merah Putih di Tepas Lawang Salapan akan dilakukan sepenuhnya oleh panitia Festival Merah Putih (FMP) 2026.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian Festival Merah Putih yang rutin digelar setiap tahun di Kota Bogor untuk menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua Panitia Festival Merah Putih 2026, Syahril M. Said, mengatakan seluruh bendera yang akan menghiasi Tepas Lawang Salapan telah disiapkan.
“Bendera sudah siap. Nanti kami naikkan sebelum 17 Agustus,” kata Syahril.
Baca Juga:Program Pinjaman Tanpa Bunga Pemkab Tasikmalaya Minim Serapan, Sosialisasi dan Pendampingan Jadi TantanganPemerintah Kabupaten Tasikmalaya Dorong Pemanfaatan Hutan Tanpa Merusak Lingkungan
Sebagai informasi, pekerjaan pemeliharaan itu meliputi pembentukan ulang enam tiang yang mengalami kerusakan, pengecatan ulang empat tiang yang sebelumnya telah diperbaiki pada 2023, perbaikan ornamen di bagian bawah dan atas kolom, serta pengecatan kembali.
Selain itu, bagian lis di atas kolom akan ditutup menggunakan kawat baja agar tidak dimasuki sampah. Tulisan pada bagian lis juga turut diperbaiki sebagai bagian dari proses pemeliharaan.
