One Piece: Dosa yang Dilakukan Robot Kuno Pada Joy Boy di Masa Lalu

One Piece: Dosa yang Dilakukan Robot Kuno Pada Joy Boy di Masa Lalu
One Piece: Dosa yang Dilakukan Robot Kuno Pada Joy Boy di Masa Lalu
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dalam bab terbaru dari manga One Piece, kita menyaksikan sebuah pengungkapan mengejutkan tentang robot kuno yang terdapat di Egghead, yang telah sepenuhnya bangkit dan meminta maaf kepada Joy Boy.

Tidak diketahui apakah teknologi ini berasal dari Kerajaan Kuno, dan Vegapunk sendiri tidak mengetahui tujuan sebenarnya dari pembuatan robot ini.

Robot Kuno Pernah Menyerang Red Line

Informasi menarik lainnya adalah bahwa 200 tahun lalu, robot tersebut menyerang Red Line dan memicu kepanikan.

Baca Juga:Super Gahar! Xiaomi Civi 4 Pro Dipastikan Pakai Kamera Leica Summilux dan Chip Snapdragon 8s Gen 3Cara Tukar Uang Baru di Bank BCA, Mandiri, BRI, dan BNI untuk Lebaran 2024

Namun, sebelum misinya selesai, robot kehabisan sumber daya dan hampir dihancurkan oleh Pemerintah Dunia.

Namun, peneliti zaman dulu memilih untuk menyembunyikannya daripada menghancurkannya.

Robot Kuno Meminta Maaf Pada Joy Boy Saat Bangkit

Kemunculan robot kuno yang meminta maaf kepada Joy Boy menjadi fokus perhatian, yang tentu mengundang spekulasi tentang hubungannya dengan tokoh ini dan tujuan sebenarnya robot tersebut.

Spekulasi tentang sumber daya robot yang mungkin berasal dari kekuatan Nika membuatnya menarik bagi Vegapunk, yang jadi penantian kedatangan Luffy sebagai perwujudan Nika.

Penyampaian permintaan maaf robot kuno kepada Joy Boy menimbulkan pertanyaan besar tentang kesalahan apa yang dia lakukan.

Prediksi Dosa yang Dilakukan Robot Kuno Pada Joy Boy

Kemungkinan besar, robot ini telah gagal menyelesaikan misi besar yang diberikan, mungkin terkait dengan serangan terhadap Red Line, Marijoa, atau tujuan lain yang belum terungkap.

Teori mengenai hubungan antara robot kuno, Joy Boy, dan Zunesha, yang juga memiliki kaitan dengan peristiwa masa lalu dan Kerajaan Kuno, semakin menambah kompleksitas cerita.

0 Komentar