JABAR EKSPRES – Mesir telah mengeluarkan peringatan keras kepada Israel terkait rencana invasi yang dilaporkan akan dilakukan di kota Rafah selama bulan suci Ramadan. Kairo menegaskan bahwa tindakan semacam itu akan membawa bahaya tak terduga dan berpotensi mengakibatkan konsekuensi kemanusiaan yang serius bagi warga sipil Palestina.
Menurut laporan yang diterbitkan oleh Al Jazeera dan diperoleh oleh Jabarekspres, Kementerian Luar Negeri Mesir telah menyuarakan seruan kepada negara-negara internasional dan Dewan Keamanan PBB untuk mendukung gencatan senjata segera di Gaza. Mereka menekankan bahwa invasi ke Rafah merupakan pelanggaran hukum internasional dan hukum kemanusiaan internasional.
Lebih lanjut, Scholz juga menyuarakan pentingnya mencapai gencatan senjata jangka panjang untuk mencegah terjadinya serangan darat yang dapat membahayakan warga sipil. Namun, dia juga mengakui bahwa Israel memiliki hak untuk melindungi dirinya sendiri, sementara menegaskan bahwa tindakan militer yang dilakukan di Rafah tidak boleh mengancam nyawa mereka yang mencari perlindungan di sana.
