JABAR EKSPRES – Kali ini, sorotan tertuju pada dua aplikasi investasi bodong paling populer, yakni Roth Pro atau Roth AI dan Smart Wallet, yang diduga memiliki potensi besar untuk melakukan penipuan massal.
Hingga artikel ini muncul tingkat kekhawatiran terhadap aplikasi penghasil uang ini semakin meningkat seiring dengan maraknya kasus penipuan.
Meskipun diklaim bahwa hanya 15% dari saldo yang benar-benar terpotong, namun hal ini tetap menimbulkan pertanyaan akan keamanan dan legalitas aplikasi tersebut.
Baca Juga:Jangan Daftar!! Victron Energy Aplikasi Penghasil Uang yang Terbukti Membayar ini FaktanyaBenarkah Aplikasi Costa Coffe Penghasil Uang? Investasi Kopi atau Tipuan? Ini Faktanya
Padahal, pemerintah Indonesia mengatur pembayaran pajak ini untuk mendukung pengembangan jangka panjang aplikasi.
Namun, peringatan dari pemerintah pusatpun sudah telah terdengar bahwa aplikasi ini berpotensi scam dalam waktu dekat.
Dengan adanya tanda-tanda kecurigaan seperti pembayaran pajak yang wajib namun tidak jelas kegunaannya serta iming-iming keuntungan yang terlalu fantastis, pengguna dihimbau untuk waspada dan tidak lagi melakukan investasi atau deposit di aplikasi Roth Pro atau Roth AI ini.
Dari banayaknya pengalaman buruk yang dialami oleh para pengguna sebelumnya menjadi pelajaran berharga untuk tidak terjebak dalam jebakan penipuan yang serupa.
Dengan begitu, risiko terjebak dalam penipuan besar seperti yang terjadi pada Roth Pro atau Roth AI bahkan Smart Walletpun dapat diminimalisir.
