Kang Jajat menerangkan dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi 2024, mereka akan menampilkan pertunjukan Angklung Buncis di Pura Wira Loka Natha.
“Untuk hari ini, untuk pelestarian Angklung Buncis juga selain untuk upacara adat Mapag Panen juga digunakan dalam kegiatan event-event lain,” ungkapnya.
Kang Jajat mengungkapkan, mereka diundang untuk menghadiri acara di Pura sebagai bagian dari perayaan festival budaya dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi. Ia menyoroti, hal ini mencerminkan bentuk toleransi dan akulturasi budaya antara budaya Sunda dan budaya Bali.
Baca Juga:Mengenal Lebih Dekat Ogoh-ogoh dan Perayaan Nyepi di Kota CimahiIstilah Papajar Jelang Ramadan Identik dengan Masyarakat Sunda, Apa Itu?
“Warga Adat diundang untuk meramaikan perayaan Hari Raya Nyepi di Kota Cimahi dalam upaya mempertahankan toleransi,” ungkap Kang Jajat.
“Saat kami mengadakan upacara adat di Cirendeu, seringkali mereka juga ikut serta dalam kegiatan seni budaya dengan antusias,” pungkasnya. (Mong)
