JABAR EKSPRES – Robohnya girder pada pembangunan jalan layang Bantaian, Jalur KA Gunung Megang-Penanggiran terhalang, di Kabupeten Muara Enim, Sumatera Selatan, Kamis, sekitar pukul 11.00 WIB menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Ahmad Rizali mengatakan, terdapat sebanyak Sembilan korban dalam kejadian tersebut, dua di antaranya merupakan pekerja proyek tewas di tempat.
“Ada dua orang yang meninggal atas nama Edi Saputra warga Desa Pegayut, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumsel, dan Weston warga Makassar, Sulawesi Selatan, yang meninggal pukul 13.25 WIB. Jenazah Weston rencananya akan dibawa ke Makassar,” ucap Ahmad dikutip Jabar Ekspres dari Antara.
Baca Juga:Melalui Rubber Game, Chico Aura Dwi Wardoyo Susul Langkah Fajar/Rian ke Babak Perempat Final French Open 2024Tampil Solid, Fajar/Rian Amankan Tiket ke Babak Perempat Final French Open 2024
Ahmad menjelaskan terdapat lima korban luka-luka yaitu Mufaridin (37) yang diketahui tinggal di Mess Bantaian, Tegar (23) dan Edi (21) warga Lampung, serta Budi (51) dan M Hidayat (51) asal Palembang, yang saat ini tengah dirawat di RS AR Bunda Prabumulih.
Dua korban luka lainnya masih dalam perawatan di IGD RS Rabain Muara Enim atas nama Wahyudi (26) dan M Fadil (34).
“Untuk lima korban luka dirujuk ke RS AR Bunda Prabumulih. Sedangkan, empat korban lainnya termasuk yang meninggal dibawa ke RS Rabain Muara Enim,” pungkasnya.
