JABAR EKSPRES – Tim Nasional (Timnas) Boomerang Indonesia menargetkan membawa pulang banyak medali pada ajang World Boomerang Championships (WBC) 2026 yang digelar di Lanud Sulaeman, Kabupaten Bandung, Senin (27/7/2026).
Pada kejuaraan dunia yang untuk pertama kalinya berlangsung di Indonesia ini, Merah Putih menurunkan tiga tim yang terdiri atas dua tim relay dan satu atlet individu.
Atlet Timnas Boomerang Indonesia, Hari Gunawan mengatakan, tim Indonesia diperkuat atlet-atlet dari berbagai daerah, seperti Surabaya, Sidoarjo, Subang, Karawang, Jakarta, Bandung, hingga Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Baca Juga:Kabupaten Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana World Boomerang Championships 2026, Diikuti Atlet dari 12 NegaraWabup Ali Syakieb Optimistis Piala Presiden 2026 Dongkrak UMKM dan Pariwisata Kabupaten Bandung
“Indonesia menurunkan tiga tim, dua tim relay dan satu individu,” ujar Hari.
Menurutnya, olahraga bumerang di Indonesia telah berkembang cukup lama. Komunitas bumerang mulai terbentuk pada 2010 dan secara resmi berdiri pada 2011.
Sejak saat itu, kejuaraan nasional rutin digelar setiap tahun melalui Turnamen Nasional Bumerang Indonesia (Tunass Bumi).
“Setiap tahun kita ada Turnamen Nasional Bumerang Indonesia atau Tunass Bumi. Tahun ini di Malang, sebelumnya di Jakarta, dan pernah juga di Bandung,” katanya.
Menghadapi WBC 2026, Hari menjelaskan seluruh atlet menjalani persiapan teknis dan fisik secara intensif. Menurutnya, stamina menjadi faktor penting karena pertandingan berlangsung dari pagi hingga sore selama hampir sepekan.
“Kita ada persiapan teknis, latihan fisik juga agar endurance lebih bagus, karena lomba ini butuh stamina yang lumayan. Turnamennya dari pagi sampai sore selama hampir satu minggu,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, dalam kejuaraan dunia tersebut terdapat sejumlah nomor yang dipertandingkan, di antaranya fast catch, endurance, aussie round, doubler, doubling, tri-catch, long distance, hingga team relay.
Baca Juga:Diskominfo Kabupaten Bandung Dorong Kebijakan Publik Berbasis Data GeospasialLahan Sawah di Kabupaten Bandung Bakal Dikunci Permanen, BPN: Pengembang Wajib Ganti Sebelum Bangun Perumahan
Meski berharap mampu bersaing di seluruh nomor, Hari menyebut Indonesia memiliki kekuatan di beberapa kategori, salah satunya endurance.
Ia menilai salah satu atlet Indonesia, Denis, memiliki peluang besar karena pernah menjadi juara dunia sekaligus memecahkan rekor dunia pada nomor tersebut.
“Kita berharap di semua kategori karena kemampuan atlet kita cukup merata. Tapi ada beberapa atlet yang memang mumpuni di bidangnya, seperti endurance. Mas Denis pernah juara dunia dan memecahkan rekor dunia endurance,” ujarnya.
