Istri Kanye Terancam Penjara Gara-gara Keluyuran Pakai Stoking

Istri Kanye Terancam Penjara Gara-gara Keluyuran Pakai Stoking
Bianca Censori, istri dari rapper terkenal Kanye West, kini tengah berada dalam sorotan tajam setelah dianggap melanggar hukum eksibisionisme di Paris, Prancis.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bianca Censori, istri dari rapper terkenal Kanye West, kini tengah berada dalam sorotan tajam setelah dianggap melanggar hukum eksibisionisme di Paris, Prancis. Dalam pemberitaan terkini oleh Daily Mail pada Rabu (28/2), Censori, yang berusia 29 tahun, diberitakan bisa terancam hukuman pidana penjara atau denda hingga 15 ribu euro, setara dengan Rp254 juta, menurut KUHP Prancis Pasal 222-32 yang berlaku sejak 1 Maret 1994.

Kejadian kontroversial tersebut terjadi saat Censori terlihat mengenakan bawahan mirip stocking tanpa celana atau rok, tanpa disertai celana dalam, sehingga bagian genitalnya terlihat. Meskipun bukan kali pertama ia memamerkan tubuhnya, penampilan kontroversial ini dikhawatirkan dapat menjerumuskannya ke dalam masalah hukum.

Menurut KUHP Prancis, aksi pamer seksual secara sengaja di tempat publik dapat dikenai hukuman satu tahun penjara dan denda 15 ribu euro. Meskipun demikian, hukum di Prancis membedakan antara ketelanjangan dengan ketidaksenonohan, memberikan ruang bagi praktik naturisme.

Baca Juga:Vin Diesel Ungkap Perkembangan Terbaru Saga Fast and Furious Pasca Tuduhan Pelecehan SeksualRencana Kasting Serial “Beef” Musim Kedua, Bintangi Jake Gyllenhaal, Anne Hathaway, Charles Melton, dan Cailee Spaeny

Daily Mail melaporkan telah menghubungi perwakilan Bianca Censori terkait peristiwa ini namun belum ada tanggapan.

Kejadian ini menciptakan gelombang komentar miring terhadap Censori, dengan banyak netizen menyuarakan kritik. Kanye West pun memberikan respons melalui sebuah video yang diunggah pada Selasa (13/2), menjelaskan bahwa postingannya tentang istri adalah bagian dari kebahagiaannya dan merupakan bagian dari promosi album terbarunya.

Meski kontroversial, West menegaskan bahwa tindakan tersebut memiliki alasan yang kuat dan menjadi sumber kebahagiaannya, dengan harapan dapat dipahami oleh penggemar dan kritikus.

0 Komentar