JABAR EKSPRES – Berikut klarifikasi Le Minerale soal isu kandungan bromat dalam produknya.
Beredar informasi di media sosial salah satu merek Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) disebut memiliki kandungan kadar bromat yang membahayakan kesehatan.
Video yang viral tersebut mengejutkan warganet lantaran menyebut nama-nama merek air minum dalam unggahannya yang diklaim memiliki kadar bromat, salah satunya menyebut produk Le Minerale yang populer di Indonesia.
Baca Juga:Link Download Kalender Trend TikTok Tahun 2021, 2022, 2023 dan 2024Apa Bedanya Angin Puting Beliung dan Tornado? Ini Penjelasan BMKG
Kandungan bromat yang disebutkan tinggi atau melebihi batas aman dari aturan BPOM. Bahkan, angkanya menunjukkan 58,8 dengan data hasil uji laboratorium yang sumber informasinya tidak disampaikan lebih rinci.
Viralnya video tersebut langsung direspon oleh Manajemen PT Tirta Fresindo Jaya selaku produsen air minum Le Minerale.
Mereka sangat menyesalkan ulah sejumlah pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut karena menyebarkan informasi hoaks.
Menurut Febri Satria Hutama, Marketing Director Le Minerale, informasi hoaks yang beredar tersebut tidak memiliki dasar fakta dan datanya, sehingga dapat merugikan perusahaan secara khusus dan menyesatkan masyarakat.
Dengan tegas Febri menjelaskan, meskipun kadar bromat ini masih dikecualikan dalan SNI, namun Le Minerale berkomitmen untuk menghadirkan air mineral yang aman dan sehat untuk warga Indonesia.
Adapun setiap enam bulan sekali, Le Minerale melakukan uii kandungan bromat secara rutin dan berkala.
“Hasil pengujian yang di bawah ambang batas aman itu berlaku untuk semua pabrik (fasilitas pengolahan air minum) Le Minerale dan uji ini kami lakukan secara berkala untuk memastikan bahwa Le Minerale aman untuk dipasarkan,” kata Febri dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (2023/22024).
Baca Juga:5 Tanda-Tanda Terjadinya Tornado: Bentuk, Warna hingga SuaraTornado Melanda Rancaekek, Ini 3 Cara Berlindung dari Angin Tornado Agar Aman
Pengujian ini dilakukan di laboratorium yang sudah memiliki akreditasi, yaitu Badan Besar Industri Agro (BBIA).
Hasilnya, kandungan bromat pada produk Le Minerale konsisten jauh di bawah ambang batas 10 parts per billion (ppb) atau 0,01mg/L.
Sementara itu, untuk hasil uji bromate terakhir menunjukkan hanya 0,4 parts per billion (ppb) atau 0,0004 mg/L dan berbeda sekali dengan angka yang diungkapkan dalam video yang beredar di media sosial.
