JABAR EKSPRES – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengklaim proses perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP-e) bagi pemilih pemula sudah mencapai 84,75 persen.
Berdasarkan data dari Disdukcapil KBB, jumlah pemilih pemula yang masuk usia 17 tahun tercatat sebanyak 57.698 orang, namun dengan digencarkannya berbagai kegiatan perekaman KTP-e yang dilaksanakannya jumlah itu terus berkurang.
“Sampai 14 Februari 2024 yang melakukan perekaman 46.213 orang, sehingga tinggal 10.513 yang belum melakukan perekaman,” kata Kepala Disdukcapil KBB, Hendra Trismayadi keoada wartawab, Jumat (16/2/2024).
Baca Juga:Menkes Budi Gunadi Apresiasi Layanan Bedah Jantung RSUD Al Ihsan, Harap jadi Pengampu RS Kabupaten KotaAngka Petugas Pemilu yang Tumbang di Bandung Barat Bertambah, Jadi 51 Orang!
Ia mengatakan, dua pekan sebelum hari pencoblosan Pemilu 2024, pihaknya menggencarkan layanan administrasi kependudukan. Bahkan lanjut Hendra, pada hari pencoblosan 14 Februari 2024, banyak pemilih pemula yang memanfaatkan perekaman KTP-el di hari tersebut.
Ia menyebut, berkurangnya jumlah pemilih pemula yang belum melakukan perekaman merupakan hasil intervensi Disdukcapil KBB bersama camat, kepala desa, Kepsek SMA/SMK/MA serta RT dan RW se-KBB.
“Langkah intervensi dalam bentuk program Gesperjalu (Perekaman KTPel Pemula di Sekolah dan Desa) secara masif setiap hari di 16 Kecamatan dan Penambahan Tim Ad Hoc untuk jemput bola.
“Kita gencarkan terus, mulai dari jemput bola ke sekolah-sekolah. Sampai membuka pelayanan di hari libur. Bahkan pada saat hari pemilihan ada 17 orang yang melakukan perekaman KTP-el, 314 cetak KTP-el, 37 dokumen biodata penduduk WNI,” tambahnya.
Kemudian lanjut Hendra, 3 layanan dari luar kota, 3 layanan datang dalam kota, 2 kartu keluarga, dan 14 Identitas Kependudukan Digital (IKD).
“Bertepatan dengan hari pencoblosan, Disdukcapil KBB tetap membuka layanan administrasi kependudukan. Buka dari pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB,” katanya.
Layanan perekaman di hari pencoblosan, tidak hanya di kantor Disdukcapil KBB, tapi juga seluruh kecamatan, Administrasi Disdukcapil Mandiri (ADM) Bale Pare dan tiga tim bergerak dari pukul 08.00 sampai 12.00 WIB.
Baca Juga:Satu Petugas PTPS Meninggal Dunia Sebelum Pemilihan, 21 Petugas SakitAda 168 Kejadian Khusus Saat Pemungutan Suara, Apa Kata Bawaslu Kabupaten Bandung?
Puluhan warga yang melakukan perekaman dan membuat dokumen biodata penduduk WNI, kata Hendra, membuat mereka bisa menggunakan hak politiknya. Sesuai aturan, bagi pemilih pemula dengan melakukan perekaman bisa ikut mencoblos.
“Sementara bagi pemilih yang belum melakukan perekaman dan pencetakan KTP-el sampai dengan tanggal 14 Februari 2024, dapat menggunakan dokumen biodata penduduk WNI pada saat proses pemungutan suara. Dengan banyaknya warga yang melakukan perekaman serta membuat dokumen biodata penduduk WNI, menunjukkan antusiasme warga KBB untuk menggunakan hak pilihnya,” tutur Hendra.
