Kisah Mauludin Korban dari Bencana Longsor di Cibadak Sukabumi

Kisah Mauludin Korban dari Bencana Longsor di Cibadak Sukabumi
Mauludin (60 tahun) tepat dibelakangnya adalah rumah ia yang terhantam tanah longsor. Riki/Jabar Ekspres.
0 Komentar

Jabar Ekspres – Detik-detik terjadinya tanah longsor di Kampung Cibatu Hilir RT01/RW11, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi pada Senin (24/1), masih teringat dalam benak Mauludin(60).

Mauludin masih tidak percaya rumahnya menjadi rusak berat akibat hantaman tanah, ia awalnya mengira bahwa bencana tersebut tak mungkin menyentuh kediamannya.

Sambil menahan air mata, ia menceritakan bahwa saat itu dirinya sedang berada di luar rumah, seketika ia melihat gundukan tanah secara tiba-tiba longsor ke bawah.

Baca Juga:TKD AMIN Jabar Tanggapi Pernyataan Presiden Boleh Memihak, Perlu Politik WarasPemilu 2024: Sultan HB X Tegaskan Kebebasan Pilihan Politik Keluarganya

“Jam 6 itu tanah udah kedengaran bunyi 6.30 baru tanah utu melorot melorot (turun). Saya waktu liat keluar itu dua rumah udah ga keliatan rata sama tanah yang paling atas, baru ketiganya saya sadar itu tiba-tiba jalan terus (tanah) tiba-tiba ada di sini (depan saya),” ujar Mauludin pada Jabar Ekspres Rabu (24/1).

Saat ia menyadari bahwa tanah mulai longsor dan melihat di depan matanya, ia masuk ke rumah dan berusaha menyelamatkan harta benda, namun kala itu dirinya setengah sadar sebab tak percaya ada bencana tepat didepannya, beruntung Mauludin saat itu sempat tertolong.

Saat ini Mauludin memutuskan untuk mengungsi ke rumah saudaranya, peristiwa yang menyesakkan itu tak pernah terbayang olehnya, kini rumah yang sudah 6 tahun ia tempati itu harus diikhlaskan oleh dirinya. Tak banyak permintaan ia hanya berharap agar segera ada solusi bagi para korban terdampak.

0 Komentar