JABAR EKSPRES – Satu bangunan milik sekolah menengah pertama (SMP) di kabupaten Sukabumi ambruk.
Ambruknya bangunan itu diduga akibat angin dan cuaca extrem yang melanda wilayah tersebut akhir-akhir ini.
Kerusakan menjmpa SMPN 2 Simpenan yang beralamat di kampung Cigaru Rt 05/ Rw 02 Desa Kertajaya Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi pada Jum’at (19/1).
Baca Juga:3 Pelaku Penyekapan Security Pizza di Bogor Ditangkap, 1 Orang DPOBantah Politisasi Program Bansos, Airlangga Hartarto: Ini Kebutuhan Masyarakat!
Petugas Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasi) BPBD Kabupaten Sukabumi Sandra Fitria, dalam keterangannya menyampaikan bahwa bangunan ambruk milik SMPN 2 Ciracap tersebut merupakan tempat laboratorium komputer.
“Pukul 04.30 telah terjadinya ambruk bangunan sekolah bagian laboratorium komputer di SMPN 2 Simpenan,” ujar Sandra dalam keterangan yang dikutip Jabar Ekspres pada Jum’at (19/1).
Sandra melanjutkan, ambruknya atap bangunan laboratorium tersebut akibat diguyur hujan, serta sebelumnya angin yang cukup kencang menerjang sekolah tersebut.
“Sebelumnya diguyur hujan, angin kencang (menerjang) pada Kamis malam dengan intensitas sedang dan terus menerus,” terangnya.
Selain bangunan atap yang ambruk, puluhan unit komputer milik sekolah tersebut juga rusak, beserta CPU, selain itu meja dan bangku tak luput dari kerusakan.
“20 unit komputer rusak, 3 printer, 50 Kursi, 19 Meja, 20 keyboard 20 set, dan Sooter 20 set,” jelasnya.
Akibat dari kejadian atap bangunan yang ambruk dan menimpa sejumlah aset sekolah tersebut, menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp300 Juta. (Mg9).
