JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi membina pelaku usaha pertanian di Kota Cimahi guna memberikan fasilitas untuk menjual produk hasil tani mereka.
Dispangtan Kota Cimahi menggelar kembali gerakan pangan murah (GPM), ditambah oleh istilah baru yaitu GPM pangan pokok dan segar Cimahi.
GPM yang melibatkan petani, berperan sebagai pelaku usaha dan bekerja sama dengan para pedagang yang menjadi mitra kita.
Baca Juga:Bawaslu Kota Bandung Kawal Pendamping Pemilih ODGJ Jangan Sampai Ikut Masuk BilikPotensi Bencana Ancam Sejumlah Wilayah Kota Cimahi
“Kita bina mereka (pedagang) dengan pembinaan dan pelatihan, lalu istilah ‘bela’ dengan menyediakan subsidi pupuk, pedagang kita fasilitasi sarana prasarana,” jelasnya.
“Dan istilah ‘Beli’ untuk pedagang nya yang ber KTP Cimahi kalau untuk konsumen nya bebas dari mana saja,” tambah Agus.
Tahun ini, GPM telah diadakan sebanyak 23 kali, tahun depan pihaknya berencana untuk menggelarnya dua kali dalam sebulan. Hal ini dilakukan untuk memastikan persiapan yang matang, dengan penyelenggaraan yang direncanakan seminggu sebelum pelaksanaan kegiatan.
“Yang dijual di GPM ini pangan pokok, seperti beras, daging, gula, minyak, ada juga pangan segar seperti buah dan sayuran. Kami hadirkan juga produk dari para pelaku himpunan usaha hidroponik,” ungkap Agus.
