JABAR EKSPRES – Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Barat, Yoko Anggasuryo mengancam akan melaporkan PT. PBB terkait hari jadi Persib yang kini berubah menjadi 5 Januari 1919.
Menurutnya, apabila PT. PBB bersikukuh dalam meresmikan hari lahir Persib menjadi 5 Januari 1919. Pihaknya akan meminta penangguhan lewat pelaporan yang dilakukan ke pengadilan.
“Kalau mau tetap seperti itu ya tidak ada jalan lain (minta ditangguhkan). Terus juga kalau tetap seperti itu ya bukan Persib lagi,” ungkapnya.
Baca Juga:Perubahan Hari Jadi Persib Menimbulkan PolemikWarga Komplek Basis Cimahi Rayakan Natal dengan Sukacita dan Toleransi
Meskipun terdapat permintaan konsolidasi lanjutan yang diinginkan oleh Deputy CEO PT. PBB, Teddy Tjahyono. Yoko menilai bahwa permasalahan tersebut tak bakal menemukan titik temu. Pasalnya, PT. PBB sudah sah merubah hari Persib menjadi 5 Januari 1919.
“Kalau mau seperti itu, Persib 1933 nya dikembalikan kepada kita” pungkasnya (dam)
