80 Orang Hadiri Acara Pemkot Cimahi ‘Suami Peduli Keluarga’

JABAR EKSPRES, CIMAHI – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan mental keluarga dengan fokus pada peningkatan pemahaman dan kepedulian suami terhadap istri dan anak dalam lingkungan keluarga, Pemerintah Daerah Kota Cimahi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi telah mengadakan acara Program Laki-Laki Mendukung Pemberdayaan Perempuan (Suami Peduli Keluarga) di Aula Gedung A Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Jumat 17 November 2023.

Ida Farida Agustini, Kepala Bidang DP3AP2KB Kota Cimahi mengatakan, kegiatan tersebut dihadiri oleh 80 orang, yang terdiri dari para laki-laki atau suami yang merupakan perwakilan dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kepedulian para suami terhadap istri dan anak di dalam keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan wawasan mengenai keseimbangan peran antara tugas suami dan istri di dalam rumah tangga, dengan harapan dapat menciptakan keluarga yang berkualitas, sejahtera, sehat, dan harmonis.

Baca juga: Gelar Aksi Bela Palestina, 5.000 Orang Padati Masjid Al Fathu Soreang Kabupaten Bandung

Kepala DP3AP2KB Kota Cimahi, Fitriani Manan, dalam sambutannya menguraikan bahwa peran seorang suami dalam rumah tangga tidak terbatas hanya pada memberi nafkah.

“Suami yang peduli terhadap keluarga adalah individu yang memprioritaskan kebutuhan, kebahagiaan, dan kesejahteraan keluarganya secara menyeluruh. Poin tersebut tidak hanya mencakup aspek materi, melainkan juga aspek emosional dan psikologis dari setiap anggota keluarga,” tuturnya pada awak media, Jumat 17 November 2023.

Fitriani mengungkapkan, minimnya keterlibatan suami dalam mengelola rumah tangga, terutama setelah seorang ibu melahirkan, menjadi faktor penyebab tingginya kasus depresi pasca persalinan atau baby blues di kalangan perempuan.

“Tingkat kehadiran dan peran aktif seorang suami dalam mendukung keluarga menjadi aspek krusial, khususnya saat istri sedang hamil atau baru melahirkan. Karena menekankan, masa kehamilan dan pasca persalinan merupakan periode yang memerlukan perhatian dan dukungan ekstra dari pihak suami sebagai bentuk komitmen terhadap kesejahteraan keluarga,” tutur Fitriani.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan