Alun-alun Kota Banjar Alami Pergeseran, Analis: Citra Fungsinya Berubah Jadi ‘Pasar Banjar’

Alun-alun Kota Banjar Alami Pergeseran, Analis: Citra Fungsinya Berubah Jadi 'Pasar Banjar'
Suasana Alun-alun Kota Banjar dipenuhi pedagang kaki lima saat malam hari. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES -Fungsi Alun-alun Kota Banjar saat ini diklaim sudah mengalami pergeseran dari peran dan fungsi sebagai ruang terbuka publik. Alun-alun Kota Banjar semakin mengalami penurunan kualitas sehingga tidak lagi merepresentasikan layaknya alun-alun yang menjadi maskot sebuah kota.

Analis Kebijakan Publik Firman Nugraha menyebut, tidaklah berlebihan untuk mengatakan bahwa saat ini Alun-alun Kota Banjar telah berubah total citra fungsinya menjadi ‘Pasar Banjar’. Setidaknya pada waktu sore hingga malam hari, kegiatan ekonomi nampak menjadi nafas kehidupan alun-alun.

Meski begitu, hal tersebut nyatanya menyisakan persoalan. Ditinjau dari segi estetika kota, kondisi pasar malam di alun-alun berdampak pada visual yang semerawut.

Baca Juga:Presiden Jokowi Hadiri KTT Luar Biasa OKI, Berikut Hasil PertemuannyaKetua KPK Firli Bahuri Penuhi Panggilan Dewas KPK Hari ini

Menurutnya, kurangnya tata kelola denah perdagangan dan sampah misalnya, menjadikan area alun-alun yang notabene merupakan wajah dan jantung Kota Banjar itu nampak kumuh dan kotor. Jika dilihat pagi hari, terasa benar kesan sisa-sisa aktivitas ekonomi yang berlangsung sebelumnya. Di mana sampah, kayu, dan besi yang digunakan sebagai perangkat berjualan kerap masih tersisa. Hal tersebut pada gilirannya berdampak pada penurunan kualitas tapak alun-alun, kualitas visual, kebersihan, kenyamanan, tata hijau, dan ketertiban.

“Jika ditinjau dari fungsi alun-alun sebagai ruang terbuka publik, maka Alun-alun Kota Banjar seharusnya memiliki fungsi sosial dan fungsi ekologi (Hakim, 1993). Fungsi Sosial di antaranya tempat bermain, berkumpul, berolahraga, tempat bersantai, tempat komunikasi sosial, tempat transit, tempat menunggu, tempat mendapatkan udara segar dari lingkungan, alun-alun menjadi pembatas atau jarak antar massa bangunan,” kata dia.

0 Komentar