JABAR EKSPRES – Hakim Ketua Hera Kartiningsih pertanyakan saksi sekaligus Ketua Komisi C Yudi Cahyadi, terkait pengesahan reses senilai Rp7,2 miliar yang ada pada APBD Perubahan.
Pasalnya, terdapat pengajuan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung pada APBD perubahan. Hal ini berkaitan dengan pengadaan CCTV senilai Rp5 miliar, PJU PJL Rp24 miliar, penambahan motor Rp500 juta, dan terakhir reses sebesar Rp7,2 miliar.
Masuk ke dalam Badan Anggaran (Banggar), lantas Hera mempertanyakan terkait kebenaran pengajuan tersebut kepada Yudi Cahyadi.
Baca Juga:Penonton Pildun U-17 Dilarang Parkir di Area SJH, Ada 20 Bus Shuttle Siap Angkut Kota Bogor Nihil Kasus Cacar Monyet, Dinkes Tetap Minta Warga Waspada
“Penuturan dari saksi-saksi sebelumnya itu ada pengadaan CCTV Rp5 M, PJU PJL 5 tambah 19 jadi 24 M, kemudian ada tambahan operasional motor Rp500 juta, dan reses Rp7,2 M betul apa tidak?,” tanya Hera
“Kalau yang itu (Reses), saya tidak ingat,” jawab Yudi
Hera pun kembali menimpali terkait reses sebesar Rp 7,2 miliar tersebut. Pasalnya saksi sebelumnya menjabarkan bahwa dirinya mengetahui terkait pengajuan yang dilakukan oleh Dishub Kota Bandung perihal pengadaan CCTV, PJU PJL, dan penambahan motor.
“Kalau sudah berkaitan dengan urusan saudara, saudara tidak ingat, yang lain ingat. Padahal yang turun itu (reses),” timpal Hera
Hera pun mempertanyakan terkait kesaksian Ketua Komisi C tersebut. Pasalnya terdapat pernyataan pada saksi sebelumnya mengenai hal ini, yang mana peruntukannya terbagi kedalam dua bagian. Dishub Kota Bandung senilai Rp 24 miliar, dan reses Rp 7,2 miliar dengan total kurang lebih Rp31 miliar..
“Tim nya sendiri itu sudah ngomong (terkait reses). Jadi untuk keseluruhan dinas itu Rp47 M, untuk Dishub Rp24 M tambah Rp 7,2 M jadi Rp31 M. Karena itu untuk reses,” paparnya
“Jadi itu sudah di plot, plot, plot, di sekwan, sekwan itu kan yang membantu dewan kan. Tapi pekerjaan dikerjakan oleh dinas, masa saudara tidak ingat. Ada kan Rp7,2 M?,” tanya Hera
“Saya tidak tau, serius,” timpal Yudi
“Masa tidak tau, anda sudah di sumpah loh,” tegasnya
Yudi pun berdalih, bahwa hal tersebut biasanya sudah rampung pada APBD Murni yang kemudian cair di awal tahun. Terkait adanya reses di APBD Perubahan, dirinya pun tidak mengetahui perihal persoalan tersebut.
