JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah berencana melakukan pengembangan di tiga kawasan guna mendorong perekonomian baru di Kota Bogor.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengaku, bahwa kondisi di pusat Kota Bogor saat ini sudah terbilang padat, sehingga diperlukan adanya pengembangan kawasan baru disejumlah titik strategis.
Untuk memastikan itu, kemarin Selasa (7/11) dirinya menyebut sempat meninjau lokasi dan lahan yang akan menjadi akses jalan Ring Road (R2) Kota Bogor di wilayah Kecamatan Bogor Utara.
Baca Juga:Sekelompok Pemuda Bawa Celurit Serang Remaja dan Orang Tuanya di BogorSAH! Pemkab Bogor dan DPRD Setujui Raperda Penyelenggaraan Pesantren Jadi Perda
Akses Jalan R2 ini ke depan akan menjadi penghubung kawasan ekonomi dan sosial dari pengembangan kawasan baru di Kota Bogor di wilayah Kecamatan Bogor Utara, Bogor Timur hingga Bogor Selatan.
“Di wilayah SBY Center itu ada banyak kawasan terbuka, ada sekitar 100 hektar mulai dari milik pihak swasta dan lainnya. Pengembangan baru di R2 ini juga bisa terhubung dengan kawasan Sentul, di sana juga masih ada kawasan terbuka. Nah itu adalah kawasan-kawasan pengembangan baru,” jelasnya.
Sehingga, sambung dia, dalam membangun dan mengembangkan kawasan dengan membuka akses jalan perlu adanya pembicaraan dan pembahasan lebih lanjut untuk bisa juga menumbuhkan perekonomian Kota Bogor.
Karena selain bisa terhubung dengan kawasan Sentul keberadaan R2 ini juga ke depan bisa terhubung dengan kawasan OCBF yang saat ini juga sedang melakukan pelebaran jembatan dan membuat akses jalan langsung menuju Tol BORR.
Dengan begitu lanjut Syarifah, beban mobilitas kendaraan di jalan utama bisa berkurang. Namun untuk mewujudkan R2 ini perlu ada pembebasan lahan di beberapa titik.
