Anggaran Pendidikan di Rancangan APBD 2024 jadi Sorotan, BOPD Hanya untuk 10 Bulan

Anggaran Pendidikan di Rancangan APBD 2024 jadi Sorotan, BOPD Hanya untuk 10 Bulan
KEUANGAN: Rapat Paripurna Jawaban Gubernur terkait Rancangan APBD 2024, Kamis (26/10).
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Alokasi anggaran di sektor pendidikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 jadi perhatian Fraksi PKS DPRD Jabar. Khususnya terkait kekurangan Biaya Operasional Pendidikan Daerah (BOPD) dan anggaran pembangunan Unit Sekolah Baru (USB).

Hal itu diungkapkan Anggota Fraksi PKS DPRD Jabar Abdul Hadi Wijaya dalam Rapat Paripurna, Kamis (26/10). Ia menguraikan, alokasi anggaran BOPD pada APBD 2024 masih ada kekurangan. “Hanya teralokasikan untuk 10 bulan,” katanya.

Selain soal anggaran BOPD, Fraksi PKS juga menyorot minimnya alokasi anggaran terhadap realisasi pembangunan USB. Menurut Hadi, ada kebutuhan yang mendesak terkait realisasi 36 USB dan 2 lahan baru pada 2024 dengan total nilai kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp 244 miliar. Sayangnya pos anggaran yang dirancang baru Rp 6 miliar. “Itu perlu didalami mengingat urgensitas pembangunan USB,” tegasnya.

Baca Juga:Penjelasan Dinkes Bandung Soal Sebaran dan Gejala Penyakit Cacar MonyetPemkot Bandung Tegaskan Pengawasan Bangunan Tak Berizin Terus Berjalan

Bey menguraikan, terkait pemenuhan layanan dasar seperti pendidikan, pemprov juga terus berupaya untuk menyesuaikan dengan ketentuan perundangan yang ada. “Pemenuhan anggaran terus diupayakan sesuai undang-undang. Bagi yang sudah melampaui akan dipertahankan dan terus dikembangkan kebermanfaatnnya,” terangnya. (son)

0 Komentar