Salah Satu Pengurus Terciduk Gunakan Jersey Klub saat Kampanye, Persikad 1999 Tegaskan Hal ini!

Salah Satu Pengurus Terciduk Gunakan Jersey Klub saat Kampanye, Persikad 1999 Tegaskan Hal ini!
CEO Persikad 1999, Handiyana Sihombing. (Dok Pribadi)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – CEO Persikad 1999, Handiyana Sihombing, menanggapi penggunaan jersey Persikad 1999 oleh salah satu pengurus Persikad 1999 yang merupakan pendukung salah satu tokoh Kota Depok untuk pencalonan calon wali kota Depok.

Selain itu, Handiyana menjelaskan, dirinya tidak mau klub olahraga kebanggaan Kota Depok itu dipakai sebagai alat politik pada Pilkada Kota Depok.

“Saya khawatirnya terjadi pemutar balikan fakta atau pemanfaatan situasi. Bukan merasa saya besar ya, bukan. Cuma yang jelas ada baju (Persikad 1999) yang dipakai,” jelasnya.

Baca Juga:Jelang Pesta Demokrasi, Polres Metro Depok Lakukan Hal ini Agar Terciptanya “Pemilu Damai 2024”Ketua DPRD Rudy Susmanto Akan Dorong APBD 2024 Untuk Pangan di Kabupaten Bogor

Terkait ada yang menggunakan Jersey Persikad, dia mengatakan bawah jersey Persikad milik semua orang dan dapat dipakai oleh siapa saja. Hanya dia menegaskan, jersey dan baju seragam klub jangan dibawa ke kegiatan politik, apalagi dengan kondisi Depok yang sensitif, dalam kontestasi politik saat ini.

Hanya saja, sebaiknya semua pengurus, manajemen, pelatih hingga atlet silahkan dengan kapasitas diri pribadi mendukung dan tidak membawa atau mengenakan atribut klub.

“Oh saya gak ada masalah dengan siapapun itu (bakal calon wali kota). Saya ngga mau dikatakan saya mendukung salah satu calon siapapun itu. Kami sebagai orang Depok senang-senang saja, banyak yang mencalonkan. Hanya secara organisasi klub, bahwa Persikad 1999 ini tidak pernah ikut-ikutan di kontestasi politik. Kami klub olahraga, ya murni olahraga, tidak ada kaitannya dengan politik apapun,” tutupnya. (Mg10)

0 Komentar