Viral Culture Shock Di Lampu Merah Bandung Tanpa Klakson, Netizen: Emang Boleh Di Lampu Merah Se-Sunyi Ini?

Viral Culture Shock Di Lampu Merah Bandung
Viral Culture Shock Di Lampu Merah Bandung
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dalam beberapa waktu terakhir, warganet, terutama yang aktif di platform TikTok, sedang ramai membicarakan fenomena menarik salah satunya culture shock yang di alami oleh warga dari luar Bandung saat pertama kali menginjakkan kaki di kota ini.

Bagi warga Bandung, pemandangan pengendara yang santai di lampu merah adalah hal biasa, tak ada teriakan klakson brutal yang meminta pengendara di depannya segera bergerak. Namun, bagi mereka yang baru datang, culture shock adalah hal yang wajar.

Namun, Bandung juga di kenal memiliki budaya hidupnya sendiri yang unik. Penduduk asli Bandung cenderung memiliki kepribadian santai dan bersahabat terhadap orang lain. Perbedaan ini cukup mencolok ketika di bandingkan dengan budaya di daerah lain.

Baca Juga:Gelombang 61 Kartu Prakerja 2023, Dapat Insentif Saldo Dana Rp4.200.000 dan Pelatihan Gratis! Cek Sekarang Juga Nama Kamu!Wajah Glowing dan Putih dengan Air Mawar Viva

Saat ini, media sosial TikTok di penuhi dengan video-vlog mengenai culture shock yang di alami oleh mereka yang baru pertama kali menjelajahi Kota Bandung.

Salah satu video viral di unggah oleh akun @aryadi_akbar pada 17 September 2023. Video tersebut menampilkan suasana hening di sebuah lampu merah khas Kota Bandung, di mana pengendara kendaraan bermotor menunggu dengan sabar giliran lampu hijau.

Teks pada video tersebut bertanya, “Emang boleh di lampu merah se sunyi ini?” yang di ucapkan oleh Akbar dalam captionnya. Video ini menjadi viral dengan 45 ribu likes dan 2.678 komentar dalam satu hari saja.

Tidak hanya Akbar, ternyata banyak warga dari daerah lain yang mengalami culture shock serupa dan berbagi pengalaman mereka di kolom komentar. Salah satu dari mereka, akun TikTok @ikanbadut, menulis, “Saking udah kebiasa kebisingan lampu merah Jakarta, sampe shock lampu merah Bandung sesunyi itu.”

0 Komentar