JABAR EKSPRES – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) pada Senin (11/9) kembali memberangkatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Jerman dalam program lanjutan pemerintah (G to G) untuk sektor kesehatan.
“Alhamdulillah dalam kesempatan ini kami kembali melepas 12 anak bangsa ke Jerman untuk sektor kesehatan,” kata Kepala BP2MI, Benny Rhamdani kepada wartawan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (11/9/2023).
Benny merinci sepanjang 2023 lembaganya telah memberangkatkan sebanyak 61 PMI ke Jerman dalam bidang keperawatan atau tenaga kesehatan .
Baca Juga:Pelaku UMKM di Jalan Lurah Tolak Rekayasa Lalu Lintas Oleh Dishub Kota Cimahi, Ini Alasannya!Luncurkan Hanphone Terbaru Mate 60 Pro, Chip Huawei dalam Investigasi Amerika Serikat, Kok Bisa?
“Ini merupakan pelepasan kloter ke 11 pekerja migran Indonesia ke Jerman dengan jumlah penempatan sampai hari ini 61 pekerja migran Indonesia, mereka ini orang-orang profesional di bidang kesehatan dan juga pejuang keluarga serta pahlawan devisa yang patut kita apresiasi,” ujarnya.
Benny juga menyebutkan, penempatan kerja seperti G to G ini harus digelorakan, agar mimpi anak-anak muda Indonesia yang ingin bekerja ke luar negeri dapat menjadi kenyataan.
“Pihak Jerman saat ini sudah membantu langsung para PMI dengan memberikan pelatihan kepada mereka dan bahkan ada hal-hal tertentu yang sudah ditanggung pihak Jerman,” imbuhnya.
