JABAR EKSPRES- Amerika Serikat (AS) telah memberikan peringatan tegas kepada Korea Utara untuk tidak terlibat dalam penjualan senjata kepada Rusia. Jake Sullivan, Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat, menyampaikan peringatan ini kepada para wartawan di Gedung Putih pada Selasa waktu setempat.
Sullivan secara tegas mengingatkan Korea Utara untuk tidak menyediakan persenjataan kepada Rusia yang dapat digunakan dalam konflik militer.
Dia menyoroti potensi penggunaan senjata tersebut oleh Rusia untuk menyerang infrastruktur penting, seperti gudang gandum dan fasilitas pemanas di kota-kota besar Ukraina, terutama saat negara tersebut bersiap menghadapi musim dingin yang keras.
Baca Juga:Bocoran Spesifikasi Galaxy Tab S9 FE dan Perkiraan HarganyaSudah Berumur 30 Tahun WordPad Akan Dihapus Microsoft
Pada Desember tahun lalu, Gedung Putih juga mengungkapkan bahwa pasukan bayaran Wagner Group dari Rusia telah menerima kiriman senjata dari Korea Utara. Selain itu, pada Maret tahun ini, laporan mengindikasikan bahwa Rusia sedang mencoba mengupayakan skema barter makanan dengan senjata dari Korea Utara.
Meskipun belum ada kepastian tentang pertemuan antara Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara, dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow bulan ini terkait penjualan senjata, Sullivan mengonfirmasi bahwa pemimpin Korea Utara memandang pembicaraan tersebut sebagai hal yang berpotensi melibatkan kedua pemimpin negara tersebut.
