Fenomena Hari Tanpa Bayangan akan segera Menghampiri Sejumlah Wilayah di Indonesia, Termasuk Ibu Kota Provinsi!!

JABAR EKSPRESFenomena langka yang di namakan hari tanpa bayangan akan segera menghampiri sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk ibu kota provinsi.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengungkapkan bahwa peristiwa Hari Tanpa Bayangan ini terjadi saat Matahari mencapai posisi tertinggi di langit. Yang di sebut kulminasi atau transit atau istiwa.

Baca juga : Pertamina Hapus Pertalite, Pertamax Green 92 siap jadi Pengganti!

Saat itu, Matahari tepat berada di atas kepala pengamat atau titik zenit. Yang mengakibatkan benda tegak tidak memunculkan bayangan karena bayangannya bersatu dengan benda itu sendiri.

Mengapa dan Bagaimana Hal Ini Terjadi?

Fenomena kulminasi terjadi karena perbedaan antara bidang ekuator bumi dan bidang ekliptika atau bidang revolusi bumi.

Akibatnya, posisi Matahari terlihat berubah sepanjang tahun antara 23,5 derajat Lintang Utara (LU) hingga 23,5 derajat Lintang Selatan, dalam apa yang disebut gerak semu harian matahari.

Waktu dan Lokasi Fenomena

Menurut BMKG, pada tahun ini, kulminasi utama akan terjadi pada 21 Maret dan 23 September pukul 04.24 WIB dan 13.50 WIB berturut-turut, ketika Matahari tepat berada di khatulistiwa.

Fenomena serupa juga terjadi pada 21 Juni dan 22 Desember dengan pukul 21.57 WIB dan 10.27 WIB saat Matahari mencapai titik balik Utara dan Selatan.

Kulminasi di Indonesia

Karena Indonesia terletak di sekitar khatulistiwa, kulminasi utama akan berlangsung dua kali setiap tahunnya. Di berbagai kota, waktu kulminasi utama di sesuaikan dengan deklinasi matahari dan lintang kota tersebut.

Sebagai contoh, di Jakarta, peristiwa ini akan terjadi pada 5 Maret pukul 12.04 WIB. Serta pada 9 Oktober pukul 11.40 WIB.

Daerah yang akan Merasakan Hari Tanpa Bayangan

Tahun 2023 akan menjadi tahun penuh fenomena kulminasi utama di Indonesia. BMKG telah merilis jadwal lengkap hari tanpa bayangan di beberapa kota, termasuk Banda Aceh, Medan, Padang, Pekan Baru, dan Bengkulu. Warga dan peneliti di seluruh negeri dapat mengantisipasi momen menarik ini.

Baca juga : Mobil Listrik MINI Electric Siap Meluncur di Pasar Indonesia

Dengan fenomena yang begitu unik ini, Indonesia akan menjadi saksi keindahan langit yang jarang terjadi.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan