JABAR EKSPRES – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) Iman Budiman meminta pemerintah daerah merealisasikan Belanja Tidak Terduga (BTT). Hal itu harus dilakukan guna membantu penanganan korban tedampak kebakaran TPA Sarimukti.
“Pemda Bandung Barat harus sigap menangani aspek-aspek efek dari kebakaran sampah TPA Sarimukti,” kata Iman saat dihubungi, Selasa (29/8/2023).
“Itu bisa dikeluarkan untuk penanganan-penanganan dampak dari kebakaran di TPA Sarimukti,” katanya.
Baca Juga:Logistik Mulai Berkurang, Dinsos KBB Menyebut Masih Dalam Proses PengajuanDiresmikan 8 September! Menko Marves Nilai KCIC Pencapaian Luar Biasa
Di samping itu, dia meminta jajaran Pemda untuk menyisir dan memonitor ketersediaan logistik. Ketersediaan logistik juga diminta untuk dipercepat disesuaikan dengan kebutuhan bagi warga yang terdampak kebakaran sampah.
Terlebih, kata dia, warga yang terdampak kebakaran TPA Sarimukti mayoritas pekerjaannya yaitu pemulung. Karena itu pergeseran anggaran dapat dilakukan terhadap dampak buruk ekonomi yang ditimbulkan.
“Hal ini menjadi penting yang perlu diatensi oleh Pemda Bandung Barat. Terutama kemarin ramai ketersediaan logistik menipis, BTT ini bisa dipergunakan juga untuk itu. Jadi saya harap pemerintah bisa segera cepat menanganinya,” katanya.
Ia menilai, tak semua warga Kampung Ciherang memiliki stok makanan atau uang untuk membeli kebutuhan mereka. Pasalnya, hampir 10 hari sejak peristiwa kebakaran, masyarakat tak memiliki pemasukan.
