“Sertifikat BAF yang didapat kedua air purifier DAIKIN ini tak saja menjadikan tawaran kemampuan pembersihan udara dari keduanya bukan cuma klaim, namun lebih dari itu, memberikan kemudahan bagi calon pengguna untuk menemukan air purifier yang benar-benar teruji dan diakui kemampuannya,” ujar Alexander Eko Wibowo, Assistant General Manager PT Daikin Airconditioning Indonesia. Lebih lanjut ia menyatakan, keberhasilan air purifier DAIKIN MC55 dan MCK55 mendapatkan pengakuan dari BAF ini tak lepas dari cara kerja unik pembersihan udara yang dibawanya.
Dalam kerja pembersihan udara, kedua air purifier DAIKIN ini mendasarkan kerjanya pada kolaborasi dua teknologi yaitu filter HEPA Elektrostatis dan teknologi STREAMER. Berbeda dengan filter HEPA pada umumnya, HEPA Elektrostatis memanfaatkan aliran listrik statis pada tiap penampang jaring filter. Berkat kecanggihannya ini, kotoran yang terhisap pada jaring filter terkumpul pada bagian pinggir sehingga tak mengurangi efektivitasnya dalam menjaring berbagai partikel berbahaya bagi kesehatan. Hal ini pula yang membuat filter HEPA elektrostatis DAIKIN dapat bertahan hingga 10 tahun dalam pengujian.
Saat filter HEPA Elektrostatis menangkap berbagai partikel, virus dan bakteri yang melayang di udara, teknologi STREAMER bertugas kemudian untuk menguraikan dan mengeliminasi virus, bakteri dan berbagai partikel berbahaya yang tertangkap pada filter HEPA. Kerja khasnya ini guna memastikan berbagai partikel tersebut tak lagi turut terlepas kembali ke dalam ruang bersama dengan hembusan udara yang keluar dari air purifier ini.
Baca Juga:Ungkap Estimasi Pengaruh Kawasan Rebana, Ridwan Kamil: Akan Sumbang Perekonomian Indonesia 10 Tahun ke DepanInilah Rahasia Ridwan Kamil Majukan Jabar, Berhasil Jadi Provinsi dengan Capaian Realisasi Investasi Tertinggi di Indonesia
Melengkapi kerjanya, air purifier DAIKIN MC55 dan MCK55 pun dilengkapi deodorizing filter yang dapat menyaring berbagai bau ataupun gas berbahaya. Yang membuatnya istimewa, pengguna tak memerlukan penggantian untuk deodorizing filter ini.
Dari sisi desain, tak ada yang berbeda dari keduanya. Hal ini karena sama-sama memiliki model tower type. Rancang bangun dengan arah keluar udara vertikal setelah melewati rangkaian filter ini dipilih untuk memastikan tiap udara yang terhembus lagi keluar benar-benar telah melewati proses pembersihan.
Mengenai kemampuan menghisap udara kotor, keduanya pun dirancang dengan tiga saluran udara yang memiliki daya hisap kuat memastikan pembersihan udara berjalan dengan cepat dan menjangkau seluruh bidang. Bahkan, salahsatu saluran udara dibuat berada dekat dengan permukaan lantai. “Rancangan demikian membuat permukaan diatas lantai yang kerap menjadi tempat beraktivitas keluarga maupun anak kecil tak luput dari kerja pembersihan udara air purifier DAIKIN ini,” ujar Alexander Eko Wibowo lagi.
