Tak Masuk PPDB, Orang Tua Murid di Kota Depok Tolak Sekolah Terbuka

Pertemuan orang tua siswa tidak mampu dengan Ketua KCD 2 wilayah Jabar. Istimewa.
Pertemuan orang tua siswa tidak mampu dengan Ketua KCD 2 wilayah Jabar. Istimewa.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Lantaran tidak diterima di Sekolah Negeri, Para orang tua siswa tidak mampu yang anaknya belum mendapatkan sekolah, ditawari Sekolah Terbuka oleh Ketua Musyarawah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA SMK Negeri Kota Depok, mewakili Kepala Kantor Cabang Dinas Wilayah (KCD) 2, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, namun ditolak.

Roy menjelasakan pihak MKKS, menjelaskan Sekolah Terbuka, yang dijelaskan masuknya hanya seminggu sekali. Bahkan, menurut Mamad, sebulan sekali juga bisa, hanya formalitas saja.

“Kontan saja para orang tua kecewa dan menolak usulan tersebut para siswa dan orang tua tetap menginginkan sekolah yang bener bukan yang abal-abal,” tukas Roy.

Baca Juga:Jelang Pemilu 2024, Ratusan Siswa SMA SMK di Cimahi Digembleng Pendidikan PolitikDirigen Sukabumi Tampil Powerfull, Netizen Doakan Tampil di Istana Negara

Para orang tua dan siswa kecewa atas usulan tersebut dan mempertanyakan keabsahan dari Sekolah terbuka tersebut. Karena lembaga MKKS tidak bisa juga menjelaskan tanggung jawab Sekolah Terbuka tersebut.

Para orang tua siswa miskin menurut Roy Pangharapan tetap meminta agar anaknya sekolah normal sesuai dengan sekolah yang dituju masing-masing, bukan mengorbankan satu semester bahkan satu tahun tidak sekolah.

Roy menyatakan akan melanjutkan perjuangan untuk mendapatkan hak para siswa dari keluarga miskin, yaitu sekolah sesuai dengan sekolah yang dituju.

“Kami siap untuk terus mendampingi orang tua siswa miskin agar mendapatkan haknya,” pungkas Roy Pangharapan. (Mg10)

0 Komentar