Badai Matahari yang Kuat Melumpuhkan Listrik di Seluruh Amerika Utara

Badai Matahari yang Kuat Melumpuhkan Listrik di Seluruh Amerika Utara
Ilustrasi: Pixabay
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badai Matahari yang kuat mengganggu sinyal radio dan navigasi di seluruh Amerika Utara pada Senin, 7 Agustus 2023.

Badai matahari yang diklasifikasikan sebagai X1.5 ini merupakan suar X ke-20, kategori suar Matahari yang paling kuat dalam siklus Matahari 11 tahunan saat ini, yang akan mencapai puncaknya tahun depan.

Jilatan api Matahari adalah kilatan radiasi energik yang meledak dari daerah yang sangat dingin dan padat secara magnetis di permukaan Matahari yang dikenal sebagai bintik Matahari.

Baca Juga:Hari Kemerdekaan Indonesia: Mengulas Kembali Perjalanan Indonesia dalam Merengkuh KemerdekaanRusia Diserang Lagi, 2 Drone Ukraina Berhasil Ditepis dari Moskow

Perubahan ini kemudian mempengaruhi sinyal radio dan satelit yang melewati wilayah ini.

Menurut fisikawan Matahari Keith Strong, pemadaman listrik yang disebabkan oleh suar pada hari Senin itu termasuk dalam kategori kuat 3 pada skala lima poin yang dikembangkan oleh Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (NOAA).

Semburan ini disebut suar Matahari. Ini seperti cara Matahari memamerkan pertunjukan kembang api yang sangat terang dan intens.

Suar ini bisa sangat besar dan kuat, dan memancarkan banyak panas dan cahaya ke angkasa.

Kadang-kadang, jika suar ini mengarah ke Bumi, suar ini bahkan bisa mempengaruhi hal-hal seperti sistem komunikasi dan satelit. Jadi, suar Matahari itu seperti ledakan besar, terang, dan energik dari Matahari.

0 Komentar