Jilatan Matahari disebabkan oleh energi magnetik Matahari yang terpuntir ke atas.
Seperti halnya ketika kita bermain dengan karet gelang dan memelintirnya untuk meningkatkan ketegangan, medan magnet Matahari juga bisa terpelintir dan kusut.
Ketika medan magnet ini terlalu terlilit, tiba-tiba medan magnet tersebut putus dan melepaskan banyak sekali energi dalam bentuk cahaya, panas, dan partikel bermuatan berkecepatan tinggi.
Baca Juga:Hari Kemerdekaan Indonesia: Mengulas Kembali Perjalanan Indonesia dalam Merengkuh KemerdekaanRusia Diserang Lagi, 2 Drone Ukraina Berhasil Ditepis dari Moskow
Cahaya dari suar Matahari memiliki banyak warna yang berbeda, termasuk sinar ultraviolet dan sinar-X, yang merupakan jenis cahaya yang tidak dapat dilihat oleh mata kita.
Semburan cahaya dan energi ini bergerak melintasi ruang angkasa dengan kecepatan cahaya, mencapai Bumi dalam waktu sekitar 8 menit.
