Tata Cara Shalat Istikhara Meminta Petunjuk Allah dan Manfaatnya

Ilustrasi tata cara Sholat Istihara dan manfaatnya. (freepik)
Ilustrasi tata cara Sholat Istihara dan manfaatnya. (freepik)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Shalat Istikhara merupakan salah satu amalan istimewa dalam Islam. Shalat ini dilakukan ketika seorang Muslim ingin meminta petunjuk atau bimbingan dari Allah, dalam menghadapi suatu pilihan atau keputusan penting dalam hidupnya.

Umat Islam sangat beruntung karena tidak pernah dibiarkan lepas tanpa arah oleh Tuhannya, hal ini bisa dilihat dari adanya shalat Istiharah, yang bisa dilakukan oleh umat Islam jika sedang mengalami kebingungan.

Sehingga umat Islam akan selalu punya kemantapan hati saat sedang mengambil keputusan dan menjalankan rencananya berdasarkan ketetapan dari Allah.

Baca Juga:Bentak dan Pukul Balita Hingga Terluka, Wakil Direktur Rumah Sakit di Makasar DipecatDahsyatnya Kalimat Tasbih “Subhanallah”, Dapat Perlindungan Khusus dari Allah

Istikhara berasal dari bahasa Arab yang berarti “meminta bimbingan” atau “meminta keputusan yang terbaik.” Shalat Istikhara adalah bentuk doa yang sangat dianjurkan dalam Islam dan diyakini akan mendatangkan keberkahan dan petunjuk dari Allah SWT.

Jika kamu sedang memiliki masalah yang membingungkan dan ingin meminta petunjuk dari Allah untk mencari pemecahannya, kamu bisa mencoba melaksanakan Shalat Istihara secara rutin hinga permasalahanmu selesai.

Berikut Tata Cara Melakukan Shalat Istikhara yang bisa kamu pelajari:

1. Niat

Niatkan dalam hati untuk melakukan Shalat Istikhara untuk mencari petunjuk dari Allah dalam suatu pilihan atau keputusan yang akan diambil.

2. Waktu

Shalat Istikhara dapat dilakukan kapan saja selama waktu shalat, kecuali pada waktu-waktu yang diharamkan untuk melaksanakan shalat, seperti setelah shalat Subuh hingga matahari terbit dan setelah shalat Ashar hingga matahari terbenam.

3. Rakaat

Shalat Istikhara terdiri dari dua rakaat, seperti shalat sunnah pada umumnya.

4. Surat

Setelah membaca surat Al-Fatihah pada rakaat pertama, dalam rakaat kedua bacalah surat Al-Ikhlas atau surat lain sesuai dengan kebiasaan Anda.

Doa Istikhara dalam bahasa Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَا أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلَا أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ شَرٌّ فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ ارْضِنِي بِهِ

Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan dari Ilmu-Mu, aku memohon kekuatan dari kekuasaan-Mu dan aku mohon dari keagungan-Mu yang besar. Engkau mampu dan aku tidak, Engkau mengetahui dan aku tidak, dan Engkau adalah Yang Maha Mengetahui tentang segala yang ghaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini (sebutkan masalahnya) adalah kebaikan bagiku dalam urusan agamaku, kehidupanku, dan akhir perkaraku, maka takdirkanlah ia untukku, mudahkanlah jalannya, dan berilah berkah padanya. Tetapi jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini adalah keburukan bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akhir perkaraku, maka jauhkanlah aku darinya dan jauhkanlah ia dariku. Takdirkanlah untukku apa yang baik dan membuatku ridha dengannya.”

0 Komentar