JABAR ESKPRES – Di tengah polemik Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Negara Islam Indonesia (NII) kembali menjadi sorotan. Lantaran, Ponpes yang dipimpin oleh Panji Gumilang tersebut diduga berafiliasi dengan NII.
Seperti diketahui bahwa ajaran NII dinilai bertentangan dengan agama Islam, bahkan NII disebut-sebut berkaitan dengan beberapa tokoh teroris hingga diduga sebagai cikal bakal kemunculan terorisme di Tanah Air. Hal demikian juga diduga terjadi pada Ponpes Al Zaytun yang kini tengah menjadi sorotan publik.
Menurut Djuhandani, pihaknya sudah menyerahkan sejumlah barang bukti dalam kasus tersebut ke Laboratorium Forensik (Labfor). Bahkan, lanjutnya, sekarang mereka tengah menunggu hasilnya. Adapun hari ini empat mantan pengurus Ponpes Al Zaytun diperiksa menyangkut kasus penistaan agama oleh pengasuh Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang.
Baca Juga:Peringatkan 12 Penunggak Pajak Segera Bayar Tunggakan, Bapenda Kota Cimahi: Mereka Kooperatif dan KomitmenSempat Kirim Surat Teguran Tiga Kali ke 12 Penunggak Pajak tapi Tak Digubris, Bapenda Kota Cimahi: Kita Pasang Media Peringatan!
Sementara itu, massa yang tergabung dalam aliansi ASRI menggelar aksi demo di depan Ponpes Al Zazytun, Indramayu, Jawa Barat pada Kamis, 6 Juli 2023 kemarin. Mereka menuntut beberapa hal dan memprotes sikap Panji Gumilang.
