Sensor RGBW pada kamera depan ini telah disesuaikan khusus untuk Oppo, dengan penambahan piksel putih (W) dalam susunan piksel RGB.
Hal ini meningkatkan masukan cahaya hingga 60% di bandingkan dengan lensa RGB standar. Sensor ini di dukung oleh sensor berukuran 1/2,47 inci dan sudut pandang 90 derajat untuk pengambilan selfie yang lebih luas.
Oppo juga menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan performa optik. Lensa kamera di lengkapi dengan lapisan ALD (atomic layer deposition) yang membantu mengurangi pantulan cahaya hijau dan merah yang tidak di inginkan.
Baca Juga:Eks Kepala WHO Anjurkan Mendorong Edukasi dan Kebersihan untuk Mitigasi Virus OZCEO OpenAI Mengungkapkan Minatnya untuk Nonton Duel Antara Mark Zuckerberg vs Elon Musk
Hal ini menghasilkan pengurangan pantulan cahaya hingga 70%. Sehingga memastikan gambar yang lebih jelas, hidup, dan bebas dari artefak yang di sebabkan oleh cahaya yang berlebihan.
Selain itu, proses pelapisan spin di gunakan pada kaca biru pada Reno 10 Series untuk menciptakan film tipis dengan ketebalan berskala nano yang seragam. Lapisan ini dapat menyerap cahaya inframerah dan mencegah cahaya yang tidak di inginkan untuk menyimpang.
Dengan demikian, kinerja optik meningkat, menghasilkan gambar yang lebih tajam, presisi, dan minim artefak yang tidak diinginkan akibat cahaya yang berlebihan.
Seperti pada semua perangkat flagship Oppo, Reno 10 Series juga mengoptimalkan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam algoritme, filter, dan alat pengeditan foto untuk meningkatkan keindahan gambar potret.
Dengan mempertimbangkan bahwa pendahulunya juga di luncurkan di Indonesia, kemungkinan besar Reno 10 Series juga akan tersedia di pasar Indonesia.
