Asal-Usul Covid-19, Laporan Intelijen Amerika Sebut Tidak Ada Bukti Kuat Covid-19 Berasal di Cina

Asal-Usul Covid-19, Laporan Intelijen Amerika Sebut Tidak Ada Bukti Kuat Covid-19 Berasal di Cina
Institut Virologi Wuhan adalah sebuah lembaga penelitian dari Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok di Distrik Jiangxia, sebelah selatan kota Wuhan, provinsi Hubei, Tiongkok. (Foto: Wikimedia Commons)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Belum lama ini Badan Intelijen Amerika Serikat baru saja merilis laporan yang menyatakan perihal isu asal-usul endemi Covid-19.

Berdasarkan laporan tersebut, Badan Intelijen Amerika menyatakan bahwa tidak ada bukti langsung perihal isu endemi Covid-19 berasal dari insiden di laboratorium Institut Virologi Wuhan (WIV) di Cina, dikutip dari pemberitaan Antara.

Intelijen Amerika Serikat bahwa virus yang sempat menggegerkan dunia itu belum ditemukan asal-usulnya.

Baca Juga:Krisis Iklim Menyebabkan Meningkatnya Resiko Penyakit DBD dan Chikungunya di Eropa11 Lagu Iwan Fals tentang Politik, Kritik Keras Atas lewat Nada Atas Ketimpangan Sosial!

Kendati begitu, intelijen Amerika Serikat tetap tidak menutup kemungkinan dugaan bahwa virus itu memang berasal dari insiden kebocoran laboratorium.

Sementara itu Presiden Amerika Serikat Joe Biden sendiri telah menandatangani keputusan Kongres Amerika Serikat untuk menyelidiki asal-usul virus ini.

Pengusutan virus ini bermula ketika laporan Wall Street Journal yang menyebut bahwa Departemen Energi AS menutup mata atas laporan intelijen yang menemukan bahwa virus itu berasal di Cina.

Di sisi lain, elite FBI AS, Christopher Wray, pada 28 Februari memberikan keterangan menohok yang menyatakan bahwa virus ini kemungkinan besar merupakan akibat dari insiden laboratorium di Kota Wuhan, Cina.

Secara umum, ada dua hipotesis utama yang telah diajukan mengenai asal-usul virus ini: hipotesis alami dan hipotesis laboratorium.

Hipotesis alami

Hipotesis ini menyatakan bahwa virus SARS-CoV-2, yang menyebabkan penyakit Covid-19, berasal dari hewan dan secara alami melompat ke manusia.

0 Komentar