Ada kemungkinan bahwa virus tersebut berasal dari kelelawar dan melompat ke manusia melalui perantara hewan lain, seperti mamalia liar yang diperdagangkan di pasar hewan hidup di Wuhan, Cina.
Banyak penyakit menular sebelumnya, seperti SARS dan MERS, juga berasal dari hewan dan menyebar ke manusia.
Hipotesis laboratorium
Hipotesis ini menyatakan bahwa virus SARS-CoV-2 mungkin berasal dari laboratorium atau lembaga penelitian di Wuhan.
Baca Juga:Krisis Iklim Menyebabkan Meningkatnya Resiko Penyakit DBD dan Chikungunya di Eropa11 Lagu Iwan Fals tentang Politik, Kritik Keras Atas lewat Nada Atas Ketimpangan Sosial!
Beberapa orang percaya bahwa virus ini mungkin bocor secara tidak sengaja dari laboratorium atau terkait dengan penelitian terkait virus corona yang dilakukan di sana.
Namun, sampai saat ini, tidak ada bukti yang meyakinkan yang mendukung hipotesis ini.
Perlu dicatat bahwa penelitian ilmiah yang mendalam masih sedang dilakukan untuk memahami asal-usul virus ini dengan lebih baik.
Badan-badan kesehatan global, seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), telah melakukan penyelidikan terhadap asal-usul Covid-19 dan menyimpulkan bahwa kemungkinan besar virus berasal dari hewan dan penyebarannya ke manusia terjadi secara alami.
Namun, perdebatan dan penyelidikan lebih lanjut terus dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih lengkap tentang asal-usul virus ini.
