Fitur Bisukan Nomor Tidak Dikenal Whatsapp Bisa Cegah Penipuan dan Spam

JABAR EKSPRES – WhatsApp telah mengenalkan fitur baru ‘bisukan nomor telepon tidak dikenal’.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membisukan panggilan telepon dari orang tak di kenal.

Sementara, tujuan dari fitur ini adalah untuk mencegah panggilan spam dan penipuan yang sering terjadi.

Mark Zuckerberg, CEO Meta, menjelaskan bahwa pengguna sekarang dapat secara otomatis membisukan panggilan dari kontak yang tidak di kenal di WhatsApp guna meningkatkan privasi dan kontrol pengguna.

Baca juga : Fitur Baru Google Photos Versi WEB Punya Edit Foto Khusus untuk Pengguna Google One

“Anda sekarang dapat secara otomatis membungkam panggilan masuk dari kontak yang tidak di kenal di WhatsApp untuk privasi dan kontrol yang lebih baik,” kata Mark Zuckerberg, CEO Meta pada Selasa (20/6), di kutip dari CNN.

Untuk mengaktifkan fitur ini, pengguna dapat pergi ke Pengaturan > Privasi > Panggilan dan memilih opsi “Bisukan penelepon yang tidak di kenal.

Meskipun panggilan dari nomor yang tidak di kenal akan otomatis di bisukan.

WhatsApp tetap akan menampilkan notifikasi dan daftar panggilan dari aplikasi untuk memberikan kesempatan kepada pengguna untuk memeriksa panggilan tersebut.

Selain itu, pengguna juga masih bisa memastikan apakah itu berasal dari orang yang di kenal namun nomornya belum tersimpan di kontak.

Ketika fitur ini di aktifkan, pengguna hanya akan melihat nomor panggilan dan pesan “membisukan nomor tidak di kenal.”

Fitur membisukan panggilan dari nomor tak di kenal ini di luncurkan sebagai respons terhadap laporan adanya peningkatan panggilan spam yang terutama memengaruhi pengguna di India.

Selain itu, WhatsApp juga telah menambahkan fitur pemeriksaan privasi baru di bagian Privasi.

Pemeriksaan ini akan memandu pengguna melalui serangkaian langkah untuk memberikan pemahaman tentang berbagai kontrol privasi yang tersedia.

Beberapa kontrol privasi yang di tawarkan termasuk opsi :

1. “Pilih siapa yang dapat menghubungi Anda,”

2. “Kontrol informasi pribadi Anda,”

3. “Tambahkan lebih banyak privasi pada obrolan Anda,”

4. dan “Tambahkan lebih banyak perlindungan pada akun Anda.”

Melalui pemeriksaan ini, pengguna dapat mengubah pengaturan seperti autentikasi dua faktor, menentukan siapa saja yang dapat menambahkan mereka ke grup.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan