JABAR EKSPRES – Cuaca ekstrem sebagai dampak dari pemanasan global berlangsung selama tiga hari di India.
Setidaknya dampak dari pemanasan global itu telah merenggut nyawa 98 orang.
Pemanasan global yang terjadi di negara bagian Uttar Pradesh dan Bihar, India, merupakan gelombang panas lebih dari 40 derajat celcius.
Secara keseluruhan, 400 orang sebelumnya yang berada di Uttar Pradesh mesti dilarikan ke rumah sakit sebagai imbas dari cuaca menyengat ini.
Baca Juga:8 Daftar Perempuan Terkaya di Seluruh Dunia Saat Ini, Para Perempuan yang Sangat Inspiratif!Putin Pindahkan Senjata Nuklir Taktis ke Belarusia, Inilah Horor Mengerikan Jika Perang Nuklir Terjadi!
Suhu panas menyengat tercatat di Distrik Ballia sebanyak 43 derajat celcius pada Sabtu.
Sementara itu, di Patna, ibukota Bihar, suhu ekstrem tercatat mencapai 44,7 derajat celcius pada Jumat.
Menanggapi kondisi ekstrem ini, pemerintah terkait mengambil langkah memperpanjang liburan musim panas.
Efeknya terjadi secara global dan menyebabkan perubahan iklim yang signifikan.
Salah satu dampaknya adalah peningkatan suhu udara di berbagai wilayah. Ketika suhu rata-rata naik, cuaca panas yang ekstrem lebih sering terjadi.
Perubahan cuaca yang disebabkan oleh pemanasan global dapat memiliki dampak yang luas pada ekosistem, pertanian, kesehatan manusia, dan infrastruktur.
Oleh karena itu, penting untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mengambil tindakan yang berkelanjutan untuk mengurangi efek perubahan cuaca ekstrem.
