Terlebih para sponsor menganggap jika event Tamiya ini masih didominasi oleh anak-anak, padahal saat ini mobil balap mainan yang dikenalkan pada tahun 1946 oleh Yoshio Tamiya di Shizuoka di Jepang sudah di gandrungi oleh orang dewasa.
“Mungkin ekosistemnya pun sudah tumbuh. Jadi nggak aneh jika sekarang pihak sponsor mulai berdatangan. Dan yang punya trek juga biasanya ada toko sebagian, tapi untuk sekarang sih kita ada sponsor dia kasih trek gratis. Jadi kita kerjasama sama pemilik toko dan sponsor juga,” ujarnya.
Oleh karenanya kini rata-rata pecinta Tamiya tak hanya datang dari individu melainkan sudah datang dengan berkelompok atau bergabung dalam sebuah tim.
Baca Juga:PPDB SMP Tahap 1 Kota Cimahi Disiapkan 4.000 KuotaBakal Jadi Brand Ambassador, Ini Perjalanan ‘RuBo’ Maskot Kota Bogor
Di Bandung, kata Dea, komunitas penggemar Tamiya sudah mulai berkembang, banyak Tim atau komunitas baru yang mulai berdatangan ketika ada event balap Tamiya.
“Kesini semakin bertambah seperti banyak tim-tim baru yang datang, jadi orangnya bukan itu-itu saja. Komunitas atau Tim biasanya bisa ketemu di toko-toko sparepart kaya di Miko Mall Kopo, Batununggal, kemudian ada juga di Cigadung,” jelasnya.
Meski kini semakin bertumbuh kata Dea tetap saja para penggemar dan pecinta tamiya masih merasa kesulitan untuk mencari tempat balap yang memadai.
Toko Mobil Tamiya
Terkadang baik pihak toko ataupun sponsor sering menolak keberadaannya satu sama lain dan mengaku membutuhkan tempat yang luas untuk menggelar event.
“Memang bisa dimana saja, tapi tetap saja ada kesulitan-kesulitannya juga, kaya pihak toko enggak mau ada sponsor, terus kita juga butuh tempat yang agak luas. Kalau di Mall itu aksesnya sulit, kita kan rata-rata laki-laki semua, jadi kaya mau sambil merokok itu sulit, terus di Mall kalau mau makan cukup jauh juga,” katanya.
Selain itu kata Dea, dalam per event mobil Tamiya yang diselenggarakan hadiah yang dibawa oleh peserta juga tidak kecil dan bahkan bisa jutaan rupiah.
Seperti event yang tengah diselenggarakan ini, total hadiah yang disiapkan oleh panitia sebesar Rp 7,5 juta.
Baca Juga:12 Anak jadi Korban Asusila Oknum Guru Ngaji di Kabupanten Bandung, Ini Sorotan Peneliti UnpadSudah 11 Hari Belum Ditemukan, Balgis Hilang Misterius Sempat Minta Uang Jajan Rp 3.000 ke Nenek
“Total hadiah ini dibagi menjadi beberapa kategori, seperti juara 1 mendapatkan Rp 2.350.000, juara 2 mendapatkan Rp 1.850.000, juara 3 mendapatkan Rp 1.350.000. Ada juga mobil tercepat kita kasih Rp 500 ribu, ada juara satu dan dua untuk mobil Tamiya tercepat,” tambahnya.
