Adapun kendala yang biasanya sering terjadi dalam event Tamiya adalah trek yang berkelok dan juga perpindahan gerak mobil.
“Perpindahan gerak mobil, hingga tiang serta komposisi pendukung lainnya yang kerap membuat mekanik sedikit kerepotan. Selain itu, karakteristik mobil pun beragam,” paparnya.
Ia menjelaskan, satu mobil Tamiya jarang sekali bisa menjuarai di dua lintasan yang berbeda. Selain itu dalam event Tamiya sendiri menurut Dea ada dua lintasan yang berbeda sehingga setiap tim harus mempunyai dua mobil Tamiya yang berbeda.
Baca Juga:PPDB SMP Tahap 1 Kota Cimahi Disiapkan 4.000 KuotaBakal Jadi Brand Ambassador, Ini Perjalanan ‘RuBo’ Maskot Kota Bogor
“Ini dua lintasan yang beda juga, karakternya mobil satu bisa di track A sampai finish, tapi belum tentu kita pindah di lintasan selanjutnya walaupun mobil yang sama, dia nggak mungkin juga sama atau bisa menang, kadang di A bisa di B enggak, makanya kalau dari tim itu dibagi tugasnya,” terangnya.
Dirinya pun berharap kedepannya baik itu tim maupun komunitas Tamiya untuk selalu terus berkembang dan menginginkan jika event balapan lokal semakin meningkat baik itu di tingkat kota, kabupaten, provinsi hingga nasional.
“Sejauh ini kalau sebagai tim ya caranya gini bikin event aja, jadi kita bikin event kita undang Tim lainnya paling gitu aja caranya supaya pada kumpul lagi. Paling ada kalau balapan perorangan kita ajakin nanti di event yang lain,” pungkasnya.
Selain itu, Dea juga melihat jika dalam penyelenggaraan event Tamiya ini tak lepas dari pemilik toko yang menjual spare part nya.
Spare Part Mobil Tamiya
Karena menurutnya ketika nanti ada kerusakan semua tim tidak susah untuk membeli partnya karena sudah disediakan oleh pemilik toko sedangkan panitia tidak menyediakan spare part nya.
“Misalnya ada kerusakan apa, kita harus beli kan tapi kalau ada toko lebih dekat dan akses untuk belinya juga enak. Jadi si panitia tidak menyediakan part tapi nanti bisa langsung beli aja ke tokonya dan lebih mudah,” sebutnya.
Meski begitu penyelenggaraan event mobil Tamiya juga tak lepas dari sponsor, Dea mengungkap jika dalam penyelenggaran event Tamiya ini pencarian sponsor sangatlah sulit.
