Ketabahan yang kuat merupakan hasil dari pemikiran bahwa kita tidak dapat mengendalikan dunia di sekitar kita. Sementara itu, respons dan tanggapan adalah sesuatu yang berada dalam kendali kita.
Kaum Stoa mengingatkan diri mereka sendiri bahwa dalam hidup, ada hal-hal yang sama sekali tidak dapat kita kendalikan, ada hal-hal yang hanya dapat kita kendalikan sebagian, dan ada hal-hal yang dapat kita kendalikan sepenuhnya.
Satu-satunya cara kita dapat memiliki kedamaian dalam hidup kita adalah dengan menerima ini, melepaskan apa yang tidak dapat kita kendalikan, dan kemudian fokus pada apa yang bisa kita kendalikan.
Apa yang tidak bisa kita kendalikan?
Baca Juga:Makna Lagu ‘Yellow’ karya Coldplay, Ada Sesuatu yang Aneh, Coba Perhatikan Ini!Spoiler One Piece 1084, Doflamingo Bakal Kembali Ramaikan Alur Kisah One Piece!
Kita tidak bisa mengendalikan dunia di sekitar kita, fakta di sekitar, orang lain, alam, genetika kita, atau masa lalu.

Mencoba, atau mengkhawatirkan hal-hal ini tidak ada gunanya, dan hanya membuat hidup lebih sulit. Di situlah penderitaan berasal.
Ketidakbahagiaan kita, sebagian besar, merupakan hasil pemikiran bahwa kita bisa mengendalikan hal-hal yang tidak bisa kita kendalikan.
Dalam arti tertentu, ini seperti tidak menerima kenyataan, dan ini merupakan akar dari banyak, jika bukan sebagian besar masalah kita.
Stoikisme berpendapat bahwa hanya dua hal yang dapat kita kendalikan secara mutlak, yakni pikiran dan tindakan kita.
Jadi, respons dan penilaian adalah hal yang berada dalam kendali kita atas sesuatu yang berada di luar kontrol kita.
Ya, banyak sekali tentunya hal yang berada di luar kendali kita terjadi. Peristiwa tertentu atau tindakan atau omongan orang lain, misal. Nah, cara kita menanggapinya itu merupakan suatu hal yang mutlak berada dalam kontrol kita.
