Sebagai Muslim, kita ridha Islam sebagai agama dan Nabi Muhammad sebagai utusan Allah ‘azza wajalla. Semoga, kita semua yang telah menunaikan ibadah puasa Ramadhan dan melaksanakan shalat Idul Fitri pada hari ini, mendapatkan ampunan Allah dan terbebas dari dosa.
Kita mohon kepada Allah ‘azza wajalla agar berkenan menjadikan ibadah Ramadhan kita sebagai saksi yang kelak meringankan di yaumul akhir; dan menjadikan kita semua berhak mendapatkan syafaat-Nya, ketika harta dan anak-anak tidak lagi berguna bagi pemiliknya.
Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa Lillahil Hamd
Idul Fitri adalah hari kebahagiaan umat Islam di penjuru bumi, takbir berkumandang dari relung hati membesarkan Dzat Yang Mahatinggi, sebagai bukti syukur atas nikmat yang diberi. Hari ini terlihat wajah umat Islam berseri-seri dengan datangnya Idul Fitri setelah melaksanakan puasa setiap hari hingga satu bulan penuh dengan mengharap wajah Ilahi Rabbi dan melakukan amal shalih sebagai bekal diri, serta mengakhiri bulan berkah ini dengan menunaikan zakat fitri.
Allahu Akba,r Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa Lillahil Hamd
Baca Juga:Kapan THR Cair? Karyawan Dengan Masa Kerja Berapa Bulan yang Dapat? Ini KetentuannyaRekomendasi Model Baju Lebaran 2023 yang Sedang Trend! untuk Wanita dan Pria
Gema takbir bersahutan memenuhi ruang angkasa, mengagungkan Rabb Yang Mahakuasa, dan menjadi penenang bagi hati yang terluka, bahwa hanya Allah tempat bergantung seluruh umat manusia. Dan itu merupakan bentuk hidayah Allah ‘azza wajalla agar kita semua mensyukuri setiap apa yang diberikan pada kita.
Allah ‘azza wajalla berfirman,
وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
“Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.” (QS. Al-Baqarah: 185)
Dalam ayat ini Allah menyebutkan kata hidayah disandingkan dengan takbir. Susunan ini menjelaskan kepada kita bahwa begitu pentingnya nikmat hidayah atas manusia yang mesti dijaga dengan sekuat tenaga. Bahkan sudah semestinya kita meminta hidayah dari sisi Allah ‘azza wajalla, karena nikmat hidayah itu hanya Allah yang dapat memberikannya sementara seorang hamba hanya menjadi wasilah untuk mengantarkan pada hidayah-Nya.
Dan di dalam setiap shalat, kita pun memohon kepada Dzat Pemilik Rahmat untuk memberikan hidayah agar teguh di jalan kebenaran yang menjadikan selamat di dunia dan akhirat sebagaimana disebutkan dalam satu ayat pada surat pertama dalam Al-Quran,
