Negeri ini pun adalah warisan para pahlawan dan mujahid fi sabilillah, yang telah mengorbankan jiwa raganya demi kemerdekaan. Teriakan takbir mereka masih nyaring terdengar dari lorong-lorong sejarah. Jangan sekali-kali khianati pengorbanan mereka.
Kepada para pemuda harapan umat dan bangsa, perkuat diri, pantaskan diri memikul amanah perjuangan, ketahuilah bahwa keshalihan itu indah, karena ia adalah perjuangan dan anugerah Ilahi, kejar dan raihlah agar Anda berada pada kafilah para pejuang.
Untuk Anda para muslimah sejati, terimalah salam hormat dan penghargaan kami atas iffah dan ketegaran Anda di atas agama ini, tetaplah di atas jalan yang mulia ini.
Wahai para Mujahidah sejati, jadilah wanita pilihan,
Jadikan jiwamu selembut dan setegar Khadijah,
Cerdasmu bagaikan Aisyah,
Keteguhanmu seperti Nusaibah,
Setiamu bagaikan Fatimah,
Baca Juga:Kapan THR Cair? Karyawan Dengan Masa Kerja Berapa Bulan yang Dapat? Ini KetentuannyaRekomendasi Model Baju Lebaran 2023 yang Sedang Trend! untuk Wanita dan Pria
Dan cita-citamu adalah cita-cita Asiah yang doanya abadi dalam kitab Ilahi:
رَبِّ ابْنِ لِي عِندَكَ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ
“Ya Allah, bangunkan untukku sebuah rumah di surga”
Kepada para guru-guru kami tercinta, para ustadz dan pembimbing jiwa kami, kepadamulah, melalui pertolongan Allah ‘azza wajalla, bergantung kejayaan umat ini. Mari kita membangun dan terus memperbaiki diri. Jangan kita terlalaikan dengan padatnya kegiatan rutinitas harian, meski itu adalah aktivitas dakwah sekalipun.
Janganlah jadikan hari-hari kalian bagaikan lilin; menerangi sekitarnya, namun kemudian meleleh dan habis.
Allah ‘azza wajalla berfirman,
اَتَأْمُرُوْنَ النَّاسَ بِالْبِرِّ وَتَنْسَوْنَ اَنْفُسَكُمْ وَاَنْتُمْ تَتْلُوْنَ الْكِتٰبَ ۗ اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ
“Mengapa kamu menyuruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedangkan kamu melupakan dirimu sendiri, padahal kamu membaca Kitab (Taurat)? Tidakkah kamu mengerti?” (QS. Al-Baqarah: 44)
Kepada para pejuang di jalan Allah, tataplah ke depan. Gembiralah atas amanah ini. Karena pilihan Allah jatuh pada Anda untuk menikmati perjuangan ini. Jagalah hati agar terus dalam pengawasan Allah ‘azza wajalla dan ukhuwah yang sejati. Hindarkan diri dari setiap bibit perpecahan. Semoga Allah selalu bersama kita.
Akhirnya, marilah kita tundukkan jiwa menengadahkan tangan seraya hati meminta kepada Allah Ta’ala, pemilik dan penggenggam alam semesta.
Di hari penuh rahmat Allah ini, di mana kebahagiaan memenuhi dada kita, keharuan menyelimuti hati kita, mari kita tundukkan jiwa dan raga seraya memohon dan berdoa kepada Rabb yang Kuasa-Nya tiada batas. Rabb yang Rahmat-Nya meliputi segala sesuatu.
