Jabar Quick Response dan Sang Broadcaster Of Daily Happiness Ridwan Kamil

Ridwan Kamil saat ikut terjun dalam salah satu aksi sosial Jabar Quick Response. (ist)
Ridwan Kamil saat ikut terjun dalam salah satu aksi sosial Jabar Quick Response. (ist)
0 Komentar

“Gi! Anak-anak JQR harus menjadi spesialis dan tersertifikasi kompetensinya. Carikan alat dan fasilitas terbaik untuk menolong warga dimanapun!” Demikian perintah Kang Emil kepada saya suatu waktu.

Tidak lama kami ‘sekolahkan’ beberapa staff yang terpilih. Khusus untuk team SAR kami sekolahkan ke @wanadri_official dan ke @basarnas_jabar . Semua berhasil menjadi unit pencari dan penolong terbaik yang kini dimiliki warga Jawa Barat.

1405 aduan pertahun untuk kasus bencana dan orang hilang menjadi indikator kepercayaan warga Jabar terhadap JQR. 100 persen berhasil terespon dengan baik oleh Jabar Quick Response.

Kepercayaan tidak boleh disia-siakan!

Baca Juga:Vania Santoso, Aktivis Sosial yang Sukses Buka Usaha Fashion Ramah LingkunganBanyaknya Ramalan Terhadap Eril, MUI Jabar tegaskan: Dukun dan Tukang Ramal Haram

Segala capaian hal baik di atas hari ini runtuh! Melihat Kang Emil sendirian mencari Eril. Setengah badan masuk ke sungai. Rasanya saya lemas. Rasanya tidak berdaya. Rasanya saya tidak berguna.

Padahal setiap orang hilang (yang juga laporannya masuk ke Kang Emil) di Jawa Barat langsung kang Emil berikan atensi khusus. Langsung diresponse. Langsung dikerahkan warga dan alat negara untuk membantu.

Bahkan, sehari sebelum kabar kejadian Eril hanyut. Saya berkomunikasi dengan kang EmilĀ  untuk meminta dukungannya: JQR akan menyelenggarakan pelatihan water rescue bersama komunitas dan warga sekitar objek wisata Situ Bagendit.

Karena banyaknya wisata dan potensi resiko yang mungkin ditimbulkan. Kang Emil pun tanpa banyak kata langsung mendukung. Seperti biasanya.

JQR pada saat pertama mendengar hilangnya Eril di Sungai Aare Swiss langsung berkoordinasi dan menggelar rapat dengan mengundang Basarnas, WANADRI, dan para ahli-penggiat olahraga arus deras.

Basarnas pun dari awal sudah berkoordinasi dengan pihak/otoritas di Swiss melalui Kemlu untuk meminta permit (izin) untuk turut melakukan pencarian Eril. Hanya belum diizinkan oleh otoritas setempat.

Kami membongkar sejumlah peta sungai Aare dan menganalisa semuanya. Menyiapkan berbagai metode operasi. Membangun skenario mobilisasi personel. Dan lain-lain. Kami tidak mau diam saja!

Baca Juga:Wahana Permainan Pasar Malam Amruk, 10 Orang Jadi KorbanRidwan Kamil Tinggallkan Pesan untuk Eril di Salah Satu Pohon di Pinggir Sungai Aare

Di sisi lain kami juga membangun komunikasi dengan pihak keluarga dan provinsi jabar. Memberangkatkan team SAR Jabar/ Indonesia ke luar negeri bukan hal mudah. Diperlukan koordinasi lintas negara.

0 Komentar