Penjelasan Pimpinan Pusat Khilafatul Muslimin, Terkait Konvoi Pengendara Motor Bertuliskan Dukung Khilafah

Lokasi kantor pusat Khilafatul Muslimin di Bandar lampung. (foto Anca/RadarLampung)
Lokasi kantor pusat Khilafatul Muslimin di Bandar lampung. (foto Anca/RadarLampung)
0 Komentar

Khilafatul Muslimin, kata Abdul Qodir Baraja, dibentuk sejak 1997 dengan berpedoman rukun iman dan Islam dan persatuan umat seperti yang diperintahkan dalam Alquran surat Ali Imran ayat 103.

“Manusia itu walaupun non-muslim mesti pemimpinnya menganjurkan umat bersatu. Islam lebih dahulu, melalui Allah mengajarkan bersatu. Berdasar itulah kita mempersatukan umat, lalu kita buat umumkan seluruh dunia. Sebab Islam ini Rahmatan Lil Alamin. Dari Indonesia diumumkan ke seluruh dunia tahun 1997,” jelasnya seraya mengatakan tidak ada yang menolak persatuan.

Ia pun menerangkan bila Khilafatul Muslimin bukanlah organisasi. “Kita ini bukan organisasi. Tapi sistem kehidupan Islami. Kita menyerukan bersatu dan jangan berpecah belah. Ini yang belum dipahami,” sebut pria sepuh ini yang karib disapa Kiyai ini.

Baca Juga:Kota Bern Swiss Diprediksi akan Hujan Badai, Pencarian Eril Bisa Jadi akan Lebih SulitBukan Mendahului Nasib, MUI Ajak Salat Gaib Untuk Mendoakan Eril Agar Segera Ditemukan

Lebih lanjut ia berpesan agar terus menyiarkan dakwah dan tidak melanggar aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Jangan malas syiarkan dakwah. Asal jangan menganggu kehidupan, seperti jangan melanggar aturan lalu lintas. Kita juga selama ini tidak pernah demonstrasi,” tandasnya. (dis/rit)

 

0 Komentar