Warga Bogor Antusias Sambut Jokowi Bagikan BLT Minyak Goreng

BLT Minyak Goreng menyasar sebanyak 20,65 juta KPM terdiri 18,8 juta KPM BPNT dan 1,85 juta KPM PKH. Adapun indeks bantuan sebesar Rp 100 ribu/bulan selama 3 bulan, yaitu April, Mei, Juni yang diberikan sekaligus pada bulan April.

Di Kota Bogor, BLT Minyak Goreng menyasar 59.294 KPM dengan nilai Rp 62.106.787.010 dan BPNT senilai Rp17.788.200.000. Bansos PKH  tahap 1 dan 2 menjangkau 60.966 KPM dengan nilai Rp43.666.525.000

Bantuan aksesibilitas bagi 20 PM disabilitas fisik senilai Rp86.858.810, bantuan biaya terapi bagi 1 PM disabilitas fisik senilai Rp1.000.000, bantuan ATENSI YAPI bagi 178 PM anak YAPI senilai Rp481.200.000, dan bantuan pemenuhan hidup layak dan nutrisi bagi 47 PM lansia senilai Rp21.000.000.

Untuk Kabupaten Bogor, bantuan total Kemensos senilai Rp279.624.965.110 terdiri dari BLT Minyak Goreng bagi 345.699 KPM PKH dan BPNT senilai Rp103.709.700.000, bantuan PKH tahap 1 dan 2 bagi 238.951 KPM senilai Rp173.350.375.000.

Kemensos juga memberikan bantuan ATENSI YAPI bagi 666 PM Anak YAPI senilai Rp1.750.800, bantuan kewirausahaan bagi 16 PM senilai Rp83.055.500, bantuan biaya operasional terapi bagi 1 PM anak senilai Rp13.000.000.

Juga, bantuan dukungan aksesibilitas bagi 31 PM penyandang disabilitas senilai Rp626.555.610, bantuan pemenuhan hidup layak bagi 4 PM penyandang disabilitas fisik senilai Rp8.184.500, dukungan aksesibilitas, pelatihan vokasional dan pembinaan kewirausahaan bagi 7 PM penyandang disabilitas sensorik rungu wicara senilai Rp43.294.500, dan bantuan nutrisi bagi 50 PM anak senilai Rp40.000.000. Sedangkan, untuk total seluruh bansos yang diserahkan Kota dan Kabupaten Bogor Rp 341.731.752.120.

Selain itu, Kemensos juga menyerahkan bantuan ATENSI berupa bantuan motor roda tiga bagi 2 PM disabilitas fisik senilai Rp62.003.200.

Atas semua bantuan yang diberikan, masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden dan Mensos.

Rona bahagia terpancar di wajah Awang Suwangsa, 48 tahun, warga Ciseeng yang mendapatkan bantuan motor roda tiga untuk mendukung usaha.

“Saya akan berjualan kelontong. Dulu bekerja sebagai supir pribadi, namun mengalami kecelakaan hingga kaki diamputasi. Saya berterima kasih karena mendapat bantuan motor, terima kasih Pak Presiden dan Ibu Menteri Sosial,” katanya.

Warga Bojongkerja Kota Bogor,  Edah (52) mengaku Baha’i dengan bantuan yang diterimanya berupa BPNT, PKH dan BLT Migor. Total ia menerima Rp 500 yang dibelikan sembako Rp 300 ribu dan untuk membeli minyak goreng Rp 200 ribu. (Fin-red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan