oleh

Bagaimana Hukum Tidur Setelah Sahur? Berikut Penjelasannya

Jabarekspres.com – Tidur setelah sahur menjadi aktivitas yang banyak orang untuk di lakukan, terlebih di bulan suci Ramadhan. Umumnya, mereka kembali beristirahat setelah melakukan salat subuh di rumah maupun berjamaah.

Kebiasaan tersebut kerap di lakukan oleh banyak orang, terlebih mereka masih memiliki waktu supaya dapat beraktivitas dengan bugar.

Namun, hukum tidur setelah sahur harus di perhatikan baik oleh umat muslim yang menjalankan ibadah sahur saat masuk bulan Ramadhan. Di anjurkan untuk tidak tidur setidaknya tiga jam setelah sahur.

Para ahli mengatakan sebaiknya mengisi waktu dengan beberapa kegiatan seperti mengaji, membersihkan rumah atau kegiatan lain yang lebih bermanfaat. Selain itu, tidur setelah sahur juga menimbulkan banyak resiko kesehatan bagi tubuh.

Di antaranya, dapat menyebabkan asam lambung naik. Hal tersebut di karenakan sistem pencernaan menjadi sulit mencerna makanan yang kita makan saat sahur. Tubuh akan kehilangan waktunya untuk mencerna makanan yang masuk ke dalamnya dengan baik.

Secara umum, tidur setelah sahur memang tidak di larang dalam Islam dan di perbolehkan.

Meski demikian, tidur setelah salat Subuh sebaiknya tidak untuk di lakukan karena hal tersebut termasuk makruh.

Selain bersifat makruh, tidur setelah sahur juga tidak di anjurkan, terlebih waktu subuh merupakan waktu turunnya berkah dan rezeki, jika tidur maka tidak mendapatkan berkah ini.

Dalam surah Ali Imran, Allah berfirman bahwa;

الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنْفِقِين وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga