Libur Lebaran 2022 Resmi Ditetapkan Pemerintah, Simak Rincian Tanggalnya

Libur Lebaran 2022 Resmi Ditetapkan Pemerintah, Simak Rincian Tanggalnya
Libur Lebaran 2022 Resmi Ditetapkan Pemerintah, Simak Rincian Tanggalnya. (foto: ilustrasi)
0 Komentar

Memasuki awal Ramadhan ini, Satgas terbitkan aturan terbaru syarat perjalanan domestik jelang mudik 2022.

Masyarakat pun diharap agar mengetahui dengan detail regulasi terbaru itu demi kelancaran aktivitas menuju kampung halaman nanti.

Ada beberapa hal yang perlu disiapkan setelah Satgas terbitkan aturan terbaru syarat perjalanan domestik jelang mudik 2022 itu.

Baca Juga:Rekomendasi Aplikasi Alarm, Dijamin Gak Akan Telat Sahur!Kasus Covid-19 Melandai, Pemulihan Ekonomi di Kota Bandung Dioptimalkan

Berdasarakn informasi, Satgas terbitkan aturan terbaru syarat perjalanan domestik jelang Mudik 2022 itu resmi termuat di SE Nomor 16 Tahun 2022.

Dalam SE tersebut mengatur mengenai Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri (PPDN) Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease Tahun 2019.

Melansir laman Kementerian Komunikasi dan Informatika, surat dari Satgas itu SE mulai berlaku secara efektif pada tanggal 2 April 2022.

Dalam pernyataanya, Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letjen TNI Suharyanto mengatakan SE terbaru ini telah menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo.

Didalamnya, kata dia, menyatakan bahwa masyarakat yang sudah booster boleh mudik.

Aturan tersebut, sebagai bentuk kepercayaan Pemerintah terhadap masyarakat yang dinilai sudah taat dan patuh menjalankan protokol kesehatan.

“Pemerintah berharap melalui SE ini, masyarakat dapat berperan lebih dalam mencegah penularan Covid-19, terutama saat melakukan tradisi mudik lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah,” katanya.

Baca Juga:Makin Ramai, Polemik Proyek Pembangunan Relokasi Korban Longsor Sumedang jadi SorotanRidwan Kamil Ajak Pemuda Yogyakarta untuk Optimistis Membangun Bangsa dengan Berikan Solusi

“Kami mohon kepada masyarakat agar dapat menjaga kepercayaan ini dengan bersikap jujur, mematuhi peraturan yang ada, karena berani jujur itu sehat,” tutur Suharyanto menambahkan.***

0 Komentar