Kasus perusakan dan pembakaran mobil milik ponpes diduga karena konten ceramah Ustadz Mizan Qudsiah MA LC yang viral di media sosial.
Polisi menduga ceramah itu berbau provokatif dan merendahkan tradisi masyarakat setempat.
Dalam potongan video berdurasi 19 detik itu, Ustadz Mizan Qudsiah MA LC mengatakan, “…Makam Selaparang, Bintaro, Sekarbela, Loang Baloq, Ali Batu, Batu Layar, kuburan tain acong, keramat tain acong…,”. Potongan video tersebut tersebar di channel Youtube Surabaya Mengaji dengan judul Wisata Religi ke Kuburan.
Baca Juga:17 Persen Warga Kabupaten Bandung Belum Sadar BeragamaWanita 65 Tahun Dipukuli Gara-gara Dianggap Pelakor Sampai Bersimbah Darah
Bahkan, ada indikasi perusakan Ponpes As-Sunnah di Jalan Raya Desa Bagik Nyaka, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur, Minggu kemarin (2/1) karena materi konten tersebut. (jpnn/ran)
