Desa Babakan Peuteuy Bandung Dilanda Banjir, Puluhan Jiwa Terdampak

Salah satu rumah warga yang terkena dampak banjir di Desa Babakan Peuteuy, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. (Istimewa)
Salah satu rumah warga yang terkena dampak banjir di Desa Babakan Peuteuy, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. (Istimewa)
0 Komentar

CICALENGKA – Akibat hujan dengan intensitas tinggi, wilayah Desa Babakan Peuteuy, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung dilanda banjir dan pergeseran tanah.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Babakan Peuteuy, Endang Sutisna membenarkan, wilayahnya dilanda banjir karena diguyur hujan deras.

“Kejadiannya kemarin Rabu (29/12). Yang kena dampak luapan air itu di RW10 dan RW13,” kata Endang kepada Jabar Ekspres di kantor desa, Kamis (30/12).

Baca Juga:Kemeriahan Menyambut Bruno Cunha Cantanhede di BandungDua Wisatawan Terseret Ombak Pantai Parangtritis, Begini Nasibnya

Desa Babakan Peuteuy merupakan daerah yang ada di Kecamatan Cicalengka dengan lokasi dataran tinggi.

Endang menjelaskan, kronologis terjadinya luapan air di wilayahnya itu, selain karena curah hujan yang sangat tinggi, saluran drainase tidak sesuai dengan besarnya debit air.

Drainase yang kecil dan kurang berfungsi sehingga mengakibatkan luapan air dan sedikit menggerus tanah yang masuk ke pemukiman,” jelas Endang.

Jumlah warga yang terdampak banjir sebanyak 10 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 34 jiwa.

“Di RW 10 ada 10 rumah yang terdampak banjir sampai masuk rumah. Kalau di RW 13 hanya di jalan saja genangan sepanjang 100 meter,” imbuhnya.

Endang menuturkan, untuk saat ini kebutuhan sementara bagi warga yang terdampak banjir yang diutamakan adalah bantuan logistik.

“Kebutuhan yang diperlukan sembako, alat kebersihan, tikar, selimut, kasur karena kebasahan. Kemudian kebutuhan lainnya itu karung, pacul dan sekop untuk bersih-bersih,” ujar Endang.

Baca Juga:Tiga Pemerkosa Anak 14 Tahun di Bandung Ditahan, 17 Pelaku Lain Masih BuronSering Terjadi Kecelakaan, Lalu Lintas Tiga Simpang Jalan di Kota Bandung Direkayasa

Alhamdulillah semalam sudah bergerak dari desa, Polsek, Koramil, BPBD dan lembaga lain membantu membersihkan banjir. Banjir juga gak lama, karena air mengalir setelah hujan dibersihkan dan sudah selesai,” tambahnya.

Karena hal tersebut, Endang menerangkan, warganya tak ada yang diungsikan sementara dikarenakan penanganan sudah dilakukan dan cepat tanggap.

Endang menyampaikan, untuk saat ini saluran drainase yang kecil merupakan faktor penyebab terjadinya luapan air. Maka dari itu, pembenahan saluran drainase tengah diupayakan.

Menurutnya, jika saluran drainase dapat dibenahi sekaligus digencarkan juga penghijauan di Desa Babakan Peuteuy, maka luapan air tak akan menghantui warga. (mg5/ran)

0 Komentar