PAPUA – Pelatih tim sepak bola putra Jawa Barat (Jabar) Yudhiantara menyampaikan permintaan maaf kepada warga Jawa Barat usai timnya gagal melaju ke semifinal PON XX Papua 2021.
Yudhiantara seusai laga melawan Jawa Timur di Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, Minggu, menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa mempertahankan medali emas PON yang diraih ketika jadi tuan rumah PONĀ 2016.
“Yang pertama saya mohon maaf. Saya tidak bisa meloloskan ke semifinal dan tidak bisa mempertahankan juara bertahan ini,” ujar Yudhiantara.
Baca Juga:Ibu Korban Akan Beri Bukti Baru Atas Pemerkosaan 3 AnaknyaAsep Yuldan, Atlet Jabar yang Raih Medali Emas Pencak Silat PON XX
Ia menilai anak asuhnya sudah mengeluarkan segala kemampuan untuk bisa melangkah lebih jauh di PON Papua. Namun hasilnya belum sesuai harapan.
Yudhiantara menilai kegagalan Jabar lolos ke semifinal di PON XX berawal dari kekalahan timnya atas Kalimantan Timur. Di pertandingan pertama Grup E babak 6 besar.
“Saya pikir anak-anak sudah mengeluarkan semua kemampuan. Memang start kita kalah melawan Kaltim yang bermain di luar dugaan dan beberapa peluang tidak bisa jadi gol,” jelas Yudhiantara.
Tim sepak bola putra Jabar datang ke PON Papua sebagai salah satu di antara yang berpotensiĀ meraih emas.
Sempat dikalahkan Papua 1-5, selanjutnya Jabar berhasil lolos dari Grup A usai meraih kemenangan melawan NTT dan Maluku Utara di dua laga terakhir Grup A babak penyisihan.
Di babak 6 besar Grup E PON Papua, Jawa Barat harus menelan kekalahan 0-1 atas Kalimantan Timur di laga pertama. Sebelum akhirnya kembali merasakan kekalahan 0-2 dari Jatim. (antara)
