oleh

Obat Covid-19 dari Sinopharm Dinyatakan Efektif untuk Pasien Kritis

BEIJING – Otoritas pengawasan obat-obatan dan makanan di China menyetujui uji klinis satu jenis obat Covid-19 berbasis antibodi manusia yang dikembangkan oleh anak perusahaan Sinopharm, CNBG.

Persetujuan tersebut telah didapatkan sejak 30 Agustus, demikian CNBG dikutip media China, Minggu.

Antibodi manusia atau human immuneglobulin dikembangkan dari plasma pasien Covid-19 yang sudah sembuh.

Beberapa pakar kesehatan menyatakan bahwa obat tersebut efektif merawat pasien Covid-19 yang sedang kritis.

Baca Juga:  Bisa Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19, Begini Langkah Mocca dan Tim

Obat yang baru mendapatkan persetujuan uji coba itu bisa menetralkan antibodi pada virus corona jenis baru, demikian disebutkan CNBG.

CNBG memproduksi plasma yang berasal dari donasi para pasien sembuh sejak awal 2020 sehingga dipercaya efektif merawat pasien dalam kondisi parah.

Pakar kesehatan di China mencoba menggunakan produk tersebut untuk merawat pasien.

Sayangnya, CNBG tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai tempat dan waktu uji klinis obat terbaru itu.

Baca Juga:  Mampu Tekan Kasus Covid, Ini Rahasia Tapos Hingga Nol Persen

CNBG sebelumnya mengeklaim telah melakukan penyaringan secara ketat dalam memproses plasma yang disumbangkan oleh para penyintas.

Selain tes rutin, hampir 30 aspek tambahan juga akan diuji, termasuk beberapa bakteri pernapasan dan usus serta patogen untuk lima jenis penyakit menular seperti HIV, HBV, dan sifilis.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga